JawaPos Radar

Jateng Diklaim Jadi Provinsi Pengirim Atlet Asian Para Games Terbanyak

10/09/2018, 14:38 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Asian Para Games
BERLATIH: Sejumlah atlet Boccia tengah berlatih di YAPC Solo, Kamis (6/9). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Jawa Tengah diklaim sebagai provinsi penyumbang atlet terbanyak pada gelaran Asian Para Games 2018. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata setempat menyebut ada 74 atlet asal Jateng yang akan bertarung di Pesta Olahraga Difabel terbesar se-Asia ini.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jateng, Urip Sihabudin mengatakan, Indonesia sedianya mengirimkan tak kurang dari 300 atlet pada Asian Para Games 2018. Dan kebanyakan, menurutnya, memang berasal dari provinsinya karena selama ini kebetulan pelatnas berada di Solo.

"Karena berbicara pusat pengembangan paraliympic memang berada di Solo," ujarnya," ujar Urip saat dijumpai di komplek Gubernuran, Semarang, Senin (10/9). Alasan itulah yang menurutnya membuat Jateng menjadi provinsi penyumbang atlet terbanyak. 

Situasi itu, lanjut Urip, bakal makin ditunjang dengan sekolah khusus olahraga yang akan didirikan beberapa waktu ke depan. "Anak-anaknya baru kita kumpulkan dari seluruh Indonesia untuk masuk ke sekolah-sekolah di Solo ini," tambahnya.

Sebagai informasi, Asian Para Games akan diselenggarakan di Jakarta mulai tanggal 6 sampai 13 Oktober 2018 dan diikuti sebanyak 2.800 atlet, 1.800 ofisial dari 42 negara. Ada 18 cabor yang dipertandingkan, meliputi bola basket, bola voli, anggar, tenis meja, renang, menembak, judo, sepeda, catur, angkat beban, boling, bola gawang, bulutangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan, dan tenis.

Dari sekian banyak cabang olahraga, Jateng, menurut Urip hanya mengirimkan untuk 16 diantaranya. "Karena dua cabang seperti tenis lapangan kita nggak ada atletnya," imbuhnya.

Ditanya cabang olahraga yang dominan, menurut Urip baik Jateng maupun Indonesia adalah badminton, ping-pong dan atletik. Ia juga berujar bakal ada penghargaan khusus bagi atlet paralympic yang berprestasi.

Urip turut mengungkap bahwa pada kejuaraan ini, kementerian menargetkan Indonesia dapat menduduki posisi 5 besar. Akan tetapi, berkaca pada pengalaman Asian Games lalu, diharapkan bisa menjadi lebih baik. "Kalau saya sih melihat kita bisa mencapai 3 perkiraan saya," tandasnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up