JawaPos Radar

Heboh Video Polisi Ngamuk di Terminal Bus, Kapolres Akui Kesalahan

08/09/2018, 21:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Viral Oknum Polisi
Oknum Polisi (dua dari kanan) dan supir bus Jasa Malindo, Marzulvera (pakai topi) saat menjalani mediasi di Mapolres Solok Kota, Sabtu (8/9). (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Jagat media sosial (medsos) dihebohkan dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh seorang lelaki berseragam polisi. Sontak, video amatir yang cepat menyebar itu pun viral di facebook dan sejumlah grup di aplikasi WhatsApp.

Belakangan diketahui, peristiwa itu terjadi di kawasan terminal bayangan, bypass Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam video tersebut, oknum polisi yang diketahui berdinas di Satlantas Polres Solok Kota, Sumbar itu, tampak membentak seorang supir bus Jasa Malindo. Oknum tersebut juga mendorong supir bus Solok-Padang yang diketahui bernama Marzulvera.

Dalam video yang direkam salah seorang penumpang yang berada di dalam bus, oknum polisi yang sempat dilerai beberapa orang terminal dan terus marah-marah juga menendang kursi di sekitar kejadian.

Peristiwa yang membuat geram netizen dengan kicauan berbagai sumpah serapah itu pun langsung ditanggapi Kapolres Solok, AKBP Dony Setiawan. Pihaknya membenarkan, jika oknum yang beraksi ala koboi di terminal itu memang anak buahnya yang bertugas di Unit Turjawali Satlantas Polres Solok Kota.

"Ya, kejadiannya tadi pagi. Kita sudah datangi TKP dan memeriksa yang bersangkutan, korban dan saksi-saksi," kata AKBP Dony memberikan klarifikasinya terhadap awak media di Mapolres Solok Kota, Sabtu (8/9).

Kapolres menerangkan, kejadian ini berawal saat oknum polisi berinisial "AP" hendak menitipkan barang untuk diantarkan ke kantor Samsat Polres Arosuka di Kabupaten Solok. Namun, entah kenapa terjadi kesalahpahaman antara oknum polisi dengan si supir bus.

Tersebab itu, oknum berpangkat Brigadir tersebut terpancing amarah. Alhasil, terjadilah tindakan kekerasan terhadap korban. "Kita akui, anggota kita salah. Dia (oknum polisi) sudah kita periksa dan sudah kita koordinasikan juga dengan Propam untuk tindakan selanjutnya," kata Kapolres.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up