
Tim Dinas Kesehatan Jatim dan Magetan melakukan rapid test terhadap 305 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, pada Selasa (21/4). Louis Rika/Antara
JawaPos.com–Santri yang baru datang dari Pondok Pesantren Al Fatah Temboro atau klaster Temboro menambah deretan panjang kasus terkonfirmasi positif Covid-10 di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi 23 orang hingga Jumat (8/5) pagi. Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah, menyusul setelah seorang remaja berusia 16 tahun asal Desa Sentul, Kecamatan Gading, yang datang dari Ponpes Al Fatah Temboro, Magetan, dinyatakan positif terinfeksi virus korona.
Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto seperti dilansir dari Antara di Probolinggo mengatakan, kondisi santri yang terkonfirmasi positif itu sehat wal afiat dan sudah dimasukkan ke ruang isolasi di rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo. Pihaknya melakukan penanganan sesuai standar.
”Selanjutnya kami awasi agar bisa beristirahat dan tidak kontak dengan orang lain serta disehatkan. Nanti kalau sudah waktunya, kami lakukan evaluasi,” tutur Anang pada Jumat (8/5).
Dia menjelaskan, tambahan pasien ke-23 positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo itu masuk dalam klaster Temboro, Magetan, sehingga yang bersangkutan tidak ada sangkut pautnya dengan pasien positif sebelumnya. ”Saat dilakukan karantina di desa, santri itu diperiksa dan menjalani rapid test yang hasilnya reaktif, sehingga langsung dimasukkan ruang isolasi mandiri dan di-swab. Hasilnya dinyatakan terkonfirmasi positif,” terang Anang.
Anang mengatakan, santri tersebut berasal dari hasil karantina di tingkat desa. Petugas melakukan penelusuran kontak erat pasien positif ke-23 itu, sehingga diharapkan tidak ada penyebaran di tempat lain. ”Sejauh yang kami amati, penelusuran dan kontak erat sudah dilakukan karena sebenarnya sudah lama kasus itu dan yang jelas mereka membawa virus korona dari Magetan,” ujar Anang.
Sementara itu, data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo hingga Jumat (8/5) pagi menyebutkan, sebanyak 23 warga terkonfirmasi positif terpapar virus korona, kemudian sebanyak 50 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 433 orang dalam pemantauan (ODP).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=lcgjvICMfF4
https://www.youtube.com/watch?v=5OAiwA7ZNvQ
https://www.youtube.com/watch?v=2Y86hriE71A

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
