
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan zona kampanye rapat umum nasional bagi dua Paslon Pilpres 2019 yang tengah berkompetisi beserta partai pengusungnya. Pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapatkan zona B, dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di zona A.
Menanggapi hal ini, rekan satu partai petahana, Ganjar Pranowo memprediksi bahwa Jokowi tak akan kesulitan saat berkampanye di zona manapun. Menurutnya, dengan gaya kampanyenya selama ini, Jokowi bakal diterima di mana saja. Termasuk saat turun ke Jateng yang berada di dalam zona A nantinya, Ganjar turut memberikan sejumlah tipsnya.
"Pak Jokowi itu cukup senyum-senyum, salam-salam ya kan. Itu lebih bisa dibaca dengan perasaan. Bahwa dia orang jujur, dia orang baik," kata Ganjar yang juga Gubernur Jateng itu, Jumat (8/3).
Ganjar beranggapan, masyarakat itu lebih senang disentuh dengan bahasa tubuh yang lebih bersahabat. "Lebih love gitu, daripada dengan kalimat-kalimat heroik yang kadang-kadang kita tidak mengerti, itu pun sering salah itu," tambah Politisi PDIP tersebut.
Bahayanya, jika ada menerapkan pola kampanye macam itu, malah memperkeruh situasi, menurut Ganjar. Atmosfer menjadi negatif dan suasana sukacita pun bisa kandas. "Tapi kalau kemudian orang bisa 'dipeluk', saya rasa pelukan itu jauh lebih banyak maknanya daripada kata yang berbuih-buih," tegasnya.
"Ya selama ini setiap kunjungan, Pak Jokowi itu dijarah di mana-mana Dia keluar dari mobilnya itu sudah dijarah, 'pak pak pingin foto'. Kemarin di Cilacap saja, empat ibu-ibu pingsan, hanya ingin berebut (foto)," ungkapnya.
Zonasi ini, sebagaimana diketahui diputusan lewat pengundian oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowo-Ma’ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Rabu (6/7) kemarin. Kampanye akbar Pemilu 2019 akan dimulai pada 24 Maret-13 April 2019. Pembagian zona ini nantinya akan bergantian dua hari sekali. Misalnya BPN pertama di zona A. Maka dua hari berikutnya di zona B. Berikut juga dengan TKN.
Zona B sendiri meliputi wilayah, Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua Barat.
Sementara Zona A, terdiri dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua.
"Mungkin yang perlu kita jaga adalah, mari kita memilih kalimat yang tidak menyakiti yang lain. Mari kita perintahkan jari-jari kita untuk tidak memencet tuts dengan kalimat-kalimat yang konyol, yang busuk, dan tidak enak. Mari kita konsisten aja. Berpolitik silahkan, pilihan beda nggak papa, tapi ngga usah bertabrakan, nggak usah saling menghinakan dan menistakan," tandasnya.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
