
Jalan lintas Sulawesi yang menghubungkan Kota Palu dengan Sigi rusak parah akibat diguncang gempa pekan lalu.
JawaPos.com - Bersyukur. Itu ucapan yang dilontarkan Warga Desa Sibalaya Selatan, Tanambulava, Kabupaten Sigi. Mereka beruntung. Di desa itu sebagian besar penduduknya selamat dari gempa yang terjadi pada Jumat petang (28/9).
Namun mereka tetap saja menghadapi masalah setelah gempa dahsyat itu. Yakni, permukiman mereka bergeser ratusan meter hingga masuk wilayah desa tetangga.
Akses trans-Palu-Kulawi terputus di Desa Sibalaya Utara. Jalan beraspal mulus itu terpotong sejauh 400 meter. Potongan jalan berpindah. Bergeser ke barat sejauh 300 meter dari lokasi semula.
Gempa membuat sebagian permukiman, sawah, dan lapangan bola di Sibalaya Selatan berubah posisi. Jauh bergeser ke arah barat. Ya, gempa di Sibalaya Selatan dan Utara memang "unik". Belasan warga yang melihat pergeseran tanah itu dibuat geleng-geleng kepala. Mereka seakan tidak percaya melihat bencana seperti itu.
Wartawan Jawa Pos Edi Susilo mengunjungi desa tersebut kemarin. Memang, pola pergeseran permukiman di Sibalaya Selatan mirip yang terjadi di Kelurahan Petobo, Palu, dan Desa Jonooge di Kabupaten Sigi. Bedanya, dampak gempa di Desa Sibalaya Selatan lebih bisa dilihat. Sebagian wilayah desa seluas 4 hektare itu seolah berpindah begitu saja.
"Rumah yang warna hijau itu dulunya di situ," tunjuk Tedi Fidel, pemuda asal Sibalaya Selatan. Rumah yang dia maksud tersebut sebelumnya hanya berjarak 15 meter dari rumahnya. Namun, sekarang rumah itu sudah berada 300 meter lebih dari rumahnya.
Ada sekitar 25 rumah yang ikut bergeser ratusan meter. Lengkap dengan jalan aspal dan pepohonan yang bergeser dalam kondisi masih tegak berdiri. Bahkan, ada juga rumah yang bergeser bersama dua mobil dan pagar halaman. Semuanya utuh.
Kondisi tersebut membuat sebagian penduduk yang bergeser bisa jadi pindah alamat. Namun, mereka kini bingung menentukan alamat rumah. Sebab, rumah-rumah mereka telah bergeser hingga pindah ke desa tetangga, yakni Sibalaya Utara.
Lantas, ada di mana penduduk yang tinggal di permukiman itu? Sebagian dari mereka yang selamat mengungsi ke Kantor Desa Sibalaya Selatan. "Itu (daerah, Red) yang bergeser semua warga RT 1 RW 1, Desa Sibalaya Selatan," ujar Usmadin.
Dia adalah korban yang selamat dari tanah bergeser tersebut. Usmadin tidak sendiri. Ada 55 warga lainnya yang selamat dari musibah itu. Hanya dua orang yang meninggal.
Bergesernya permukiman tersebut dikisahkan Usmadin dengan bersemangat. Saat gempa terjadi, Usmadin baru pulang kerja di Kantor Desa Sibalaya Selatan. Sore itu hawa sedang gerah. Sesaat sebelum gempa, pria 42 tahun tersebut masih sempat memasukkan puluhan ayam peliharaannya ke kandang.
Sepersekian detik kemudian guncangan keras terjadi. Dia terjatuh. Lantas berteriak meminta istri dan dua anaknya keluar rumah. Menyelamatkan diri. Setelah bumi bergoyang sekitar satu menit, area permukiman itu seolah runtuh. Turun ke bawah. Disusul kemudian tanah bergerak ke arah selatan.
"Saya lihat ada pohon kelapa jalan," ungkapnya. Namun, perasaan itu ternyata keliru. Bukan pohon kelapa yang berjalan, melainkan rumahnyalah yang bergeser menjauh ke arah barat.
Usmadin dan keluarga segera menyelamatkan diri dengan terus berlari. Mereka berpijak pada bongkahan tanah yang keras. Begitu ada bongkahan tanah muncul, langsung dia injak. Bongkahan tanah yang turun dia tinggalkan. Terus begitu. Sampai gempa dan gerak tanah benar-benar berhenti.
Usmadin merasa telah jauh meninggalkan rumahnya. Namun, yang membuat Usmadin kaget, ternyata dirinya masih berada di belakang rumahnya. "Saya pikir sudah lari menjauh, ternyata hanya muter-muter saja," jelasnya lantas tertawa. Setelah gerakan tanah berhenti, dia mencari keluarganya. Untung, semuanya selamat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
