
ILUSTRASI: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual UGM
JawaPos.com - Penulis di majalah kampus Balairungpress Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta turut dipanggil untuk menjadi saksi atas kasus dugaan pelecehan seksual Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2017. Total saat ini pihak penyidik Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) telah memintai keterangan 25 orang saksi dalam pengusutan kasusnya.
"Penyidik masih melakukan pemanggilan-pemanggilan terkait peristiwanya. Kami panggil (Balairung), mereka kok bisa mengatakan perkosaan itu bagaimana," kata Direktur Ditreskrimum Polda DIJ, Kombes Pol Hadi Utomo, Senin (7/1).
Panggilan dari pihak Balairung Press itu dikarenakan salah 1 artikel yang memuat mengenai kasus dugaan pelecehan seksual itu. Untuk mengetahui kebenaran dari apa yang ditulisnya. "Kami akan panggil semua pihak. Tidak menutup kemungkinan penyebaran berita bohong. Kalau faktanya (yang ditulis) tidak benar, kasihan (korban)," katanya.
Selain memanggil saksi dari majalah kampus, penyidik dari Polda DIJ dalam waktu dekat ini juga akan pergi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Maluku. Upaya ini dilakukan supaya kasus tersebut bisa diselesaikan secara tuntas.
"Kami akan berangkat ke Maluku. Kami olah TKP dan menggambarkan reka ulang peristiwa itu," ucapnya.
Sementara, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jogjakarta, Yogi Zul Fadhli mengatakan, pihak Balairungpress UGM yang dipanggil merupakan penulis dari artikel itu. "Hari ini diperiksa sebagai saksi. Penulisnya yang dipanggil, kami mendampingi," katanya.
Pemeriksaan pertama terhadap penulisnya itu penyidik melakukan interogasi selama kisaran 2 jam. Sebanyak 30 pertanyaan diberikan kepada saksi. "Kami merasa janggal atas pemanggilan ini. Karena saksi, definitifnya merupakan orang yang melihat, mendengar, atau mengalami sendiri kasus pidana itu," katanya.
Arahan pertanyaan dari penyidik, lanjutnya, justru banyak soal pemberitaan Balairung. Jauh dari perbuatan materiil, peristiwa pidana yang dilaporkan. "Penulis hanya sebagai pencari berita saja, tidak di sana (Maluku)," ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
