JawaPos Radar

Jalan Sehat 'Neno Warisman' Tak Diizinkan, Ribuan Polisi Diterjunkan

06/09/2018, 05:35 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Polisi
ILUSTRASI: Sebanyak 2.500 personel anggota Kepolisian Daerah Jawa Tengah disiapkan sebagai upaya antisipatif menyusul tak diizinkannya kegiatan jalan sehat di Solo pada Minggu (9/9). (Issak Ramadhan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sebanyak 2.500 personel anggota Kepolisian Daerah Jawa Tengah disiapkan sebagai upaya antisipatif menyusul tak diizinkannya kegiatan jalan sehat yang menghadirkan Neno Warisman dan Ahmad Dhani di Lapangan Kota Barat, Solo, Minggu (9/9). Selain itu juga guna mengamankan pelaksanaan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang digelar di lokasi yang sama.

"Kita akan buat rencana pengamanan di Kota Solo. Untuk pengamanan akan ada sekitar 2.500 (personel)," imbuh Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat dijumpai di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Semarang, Rabu (5/9).

Condro mengatakan, pihaknya sedianya telah mengirimkan surat kepada panitia jalan sehat. Yang isinya, tidak diberikan izin keramaian untuk kegiatan tersebut.

Jalan Sehat Neno Warisman
Spanduk penolakan terkait kegiatan jalan sehat yang menghadirkan Neno Warisman dan Ahmad Dhani bermunculan. (Istimewa)

"Alasannya adalah yang pertama bahwa gerak jalan sehat itu adalah keramaian umum bersifat hiburan, olahraga, kebudayaan. Tanpa adanya orasi-orasi bersifat politik, atau panggung-panggung untuk itu," jelasnya.

Selain itu, pihak Pemkot Solo juga sudah mengajukan izin terlebih dahulu untuk mengadakan kegiatan Pekan Olahraga Warga Solo (Porwaso) sebagai bagian dari peringatan Haornas. Lokasinya sama, yakni di Lapangan Kota Barat dan segala akses menuju ke situ.

"Nanti juga pahlawan-pahlawan Indonesia di Asian Games juga akan diarak keliling kota. Lalu Polresta Surakarta (Solo) juga tidak merekomendasikan kegiatan yang sama karena potensi gangguan kamtibmas," sambungnya.

Lebih lanjut, Condro pun berujar bahwa dalam hal ini jajarannya tak akan segan untuk melakukan upaya pembubaran manakala panitia jalan sehat nekat melangsungkan acara. Namun, apabila panitia jalan sehat ingin mengadakan kegiatan di lokasi lain, pihaknya mempersilakan.

"Larangan itu kan hanya di Kota Barat saja. Kalau mengadakan di tempat lain, harus mengajukan juga kepada kepolisian setempat sama pemilik lahan. Kalau Kota Barat kan aset Pemkot, kalau mau mengadakan di tempat lain, ya silakan mengajukan izin," tandasnya.

(apl/gul/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up