
Meski sudah dilarang, bendera bulan bintang sempat berkibar di Aceh jelang milad GAM.
JawaPos.com - Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Darwis Djeunieb mengatakan, perjuangan masyarakat Serambi Mekah belum selesai. Karena masih banyak poin-poin MoU Helsinki yang belum sesuai dengan harapan.
Hal itu disampaikan Darwis, dalam peringatan Milad GAM ke-39 di Taman Sultanah Safiatuddin, Banda Aceh, Jumat (4/12). Kali ini pihaknya hanya melakukan doa bersama untuk mengenang mantan-mantan GAM yang sudah syahid dalam perang.
Menurutnya, sudah sangat banyak nyawa melayang atas perjuangan bangsa ini. Karena itu jangan lagi bertengkar sesama, tapi yang perlu dilakukan mendesak pemerintah pusat untuk kepentingan Aceh.
"Ini bukan kepentingan kami, tapi kepentingan kita bersama. Dulu kita mengangkat senjata karena pusat tidak adil kepada Aceh, dan sekarang ketika sudah damai, menyelesaikan masalah Aceh adalah tugas kita bersama," kata Darwis seperti yang dikutip Rakyat Aceh (Jawa Pos Group).
Sementara itu, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud al Haytar mengajak seluruh masyarakatnya untuk menjaga perdamaian. "Kita lah yang harus mengangkat harkat dan martabat bangsa kita sendiri, bangsa Aceh," ucapnya.
Dari dulu, lanjut Malik Mahmud, banyak orang di Nusantara belajar kepada Aceh. Karena Aceh bangsa yang mulia. "Kita harus sadari ini, dan kita harus merawatnya bersama. Islam juga masuk pertama kali di Aceh," lanjutnya.
Dalam peringatan itu, masyarakat sempat melepaskan bendera bintang bulan bergaris hitam putih ke udara menggunakan balon. Pelepasan bendera itu juga diiringi azan dari salah satu warga.
Peringatan Milad ke-39 yang berlangsung di Ibu Kota Aceh berlangsung tertib dan dijaga pihak TNI, Polri dan Satpol PP. (Rif/hsn/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
