
Gunung Semeru pada Kamis (3/12). PVMBG/Antara
JawaPos.com–Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, aktivitas Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) terpantau masih fluktuatif. Saat ini, statusnya masih level II atau waspada.
”Tingkat aktivitas masih fluktuatif. Tidak ada gejala peningkatan aktivitas dan kejadian awan panas guguran menurun. Namun, akan dipantau terus secara intensif,” kata Kepala Subbidang Mitigasi Gunung api Wilayah Barat PVMBG Nia Haerani seperti dilansir dari Antara.
Dia mengatakan, visual Gunung Semeru teramati kepulan asap putih tebal intensitas sedang dengan ketinggian asap kurang lebih 500 meter dari puncak. Berdasar pengamatan Pos Pantau Gunung Api Semeru periode Kamis pada pukul 00.00–06.00 WIB, secara visual Gunung kabut 0–I hingga kabut 0–II. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50–100 meter di atas puncak kawah, kemudian Gunung Semeru dominan tertutup kabut.
”Untuk kegempaan terekam letusan sebanyak satu kali dengan amplitudo 11 mm selama 55 detik, kemudian guguran sebanyak 13 kali dan tektonik jauh sebanyak satu kali,” terang Nia Haerani.
Dia menjelaskan, Gunung Semeru berada pada level II atau statusnya waspada. PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru (Jongring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas.
”Masyarakat diminta mewaspadai guguran kubah lava di Kawah Jongring Seloko dan tidak beraktivitas di area terdampak material awan panas karena saat ini suhunya masih tinggi,” tutur Nia Haerani.
Tim PVMBG turun ke Pos Pantau Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, untuk melakukan evaluasi terhadap aktivitas gunung api tersebut.
Gunung Semeru erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran ke arah lereng selatan dan tenggara hingga jaraknya 1 kilometer, serta lontaran batu pijar pada Selasa (1/12) pukul 01.23 WIB.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=-rt95ljRmVE
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
