Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 April 2019 | 11.50 WIB

Kurang Perhatian, Hashim Sebut Kebudayaan Indonesia Memprihatinkan

PUNAH: Hashim Djojohadikusumo saat mengunjungi pameran seni rupa di Luxor Hall kompleks Pyramid, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. - Image

PUNAH: Hashim Djojohadikusumo saat mengunjungi pameran seni rupa di Luxor Hall kompleks Pyramid, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.

JawaPos.com - Kebudayaan Indonesia mengalami krisis karena kurang perhatiannya para penguasa. Jika tak didukung oleh pemerintah bukan tidak mungkin secara perlahan akan mengalami kepunahannya.

Hal itu diungkapkan oleh Hashim Djojohadikusumo saat mengunjungi pameran seni rupa di Luxor Hall kompleks Pyramid, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) pada Selasa (2/4) malam. "Kami merasa prihatin mungkin kurang perhatian dari para penguasa terhadap budaya Indonesia," katanya.

Ia mencontohkan saat ini sering banjir kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia. Seperti kehadiran figur komik. "Kehadiran figur komik Spiderman, Iron Man, Batman, Superman dan man-man lainnya, pada saat budaya kurang didukung pemerintah," katanya.

Kemudian juga dicontohkannya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta saat ini tinggal seorang saja guru besar sastra Jawa. Kemudian pada Juli tahun ini yang bersangkutan pensiun.

"Dan belum ada gantinya. Ini sungguh sangat tidak baik. UGM benteng budaya Jawa tidak ada pengganti guru besar sastra Jawa. Tahun depan tidak ada guru besar sastra Jawa di UGM, sungguh menyedihkan memalukan. Seni rupa adalah bagian kebudayaan. Tanpa itu budaya Indonesia akan punah," katanya.

Dikatakan adik dari Prabowo Subianto ini, ia berjanji pada pemerintahan baru nanti akan ada tempat dan perbaikan. Baik bagi seniman maupun memunculkan guru besar sastra Jawa. "Ini bukan kampanye politik, tapi saya sampaikan saya kira dukungan dari bapak ibu untuk angka 2. Karena diwakili orang yang menghargai kebudayaan. Ini janji, pemerintah baru akan memberikan tempat yang penting termasuk anggaran besar," katanya.

Usai melihat pameran lukisan yang bertema Ekspresi Akal Sehat, Hashim mengapresiasi karya-karya dari 52 seniman itu. Menunjukkan betapa kaya akan daya cipta kreativitasnya. "Begitu besar talenta bakatnya," katanya.

Di sela acara itu, Hashim juga sempat melukis merah-putih. Di atasnya ditulis berupa angka 02. Dalam pembukaan gelaran ini juga hadir elite dari Partai Demokrat, Roy Suryo.

KRMT Indro Kimpling Suseno, koordinator pameran ini mengatakan, ekspresi akal sehat adalah penamaan untuk mengingatkan bagi semua. "Bahwa akal sehat tidak boleh kita tinggalkan dalam kehidupan kita," katanya.

Pameran seni rupa ini digelar dari 2 sampai 10 April mendatang. Karya-karya yang dipajang dari 52 seniman dari berbagai daerah.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore