
ILUSTRASI: Sejumlah Rumah Sakit di Solo tidak lagi melayani pasien BPJS Kesehatan lantaran belum kelarnya persoalan akreditasi.
JawaPos.com - Kalangan DPRD Kota Solo sangat menyayangkan berhentinya kerja sama antara rumah sakit dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Berhentinya kerja sama tersebut jelas akan berdampak pada pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Padahal, selama ini masyarakat yang menggunakan BPJS semakin banyak.
"Kalau aturannya yang diterapkan oleh BPJS seperti itu ya mau bagaimana lagi, sekarang masyarakat sudah mulai sadar akan manfaat dari program tersebut," terang salah seorang anggota DPRD Solo, Renny Widyowati kepada JawaPos.com, Kamis (3/1).
Renny mengaku sangat menyayangkan dan mempertanyakan kinerja dari rumah sakit. Mengingat, akreditasi sebuah rumah sakit seharusnya sudah dipersiapkan lama. Tetapi, kenapa tidak bisa segera melengkapinya. Sehingga berdampak pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
"Kami juga mempertanyakan kinerja manajemen dari rumah sakit, mengapa juga akreditasi tidak dilengkapi. Apa kendalanya?," tanya dia.
Padahal, rumah sakit yang tidak lagi bekerjasama dengan BPJS, imbuhnya akan ditinggalkan oleh pasiennya. Mengingat, sekarang ini masyarakat mulai cerdas dan memanfaatkan program kesehatan dari pemerintah tersebut.
Renny juga meminta kepada Dinas Kesehatan Kota (DKK) untuk turun tangan membantu mengatasi permasalahan ini. Terlebih, DKK merupakan kepanjangan tangan dari Departemen Kesehatan.
"Seharusnya Dinkes juga bisa lakukan advokasi rumah sakit swasta yang ada di Solo terkait akreditasi," ungkapnya.
Sekadar diketahui, mulai tanggal 2 Januari 2019 sedikitnya tiga rumah sakit di Solo dan sekitarnya sudah tidak lagi bekerja sama dengan BPJS. Ketiga rumah sakit tersebut diantaranya, RSUI Kustati, RS Amal Sehat Sragen dan RS Amal Sehat Wonogiri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
