
Ilustrasi konten pornografi di handphone. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik siaran langsung atau live pornografi di media sosial (medsos) TikTok dan Tevi. Sepanjang Juni tahun ini, sebanyak 6 tersangka telah diamankan oleh polisi
Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Adex Yudiswan menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada 2 perkara berbeda. Namun demikian, kedua kasus tersebut dilakukan dengan modus yang hampir sama.
Menurut Adex, para pelaku memanfaatkan fitur live di medsos untuk menarik penonton. Setelah itu, mereka mengarahkan penonton untuk masuk ke aplikasi Tevi. Di aplikasi kedua tersebut, para penonton mendapatkan tayangan yang jauh lebih vulgar.
Dalam perkara pertama, petugas kepolisian mengamankan 3 tersangka berinisial RA (20), RY (26), dan MK (21) di wilayah Bandung dan Cianjur, Jawa Barat (Jabar). RA berperan sebagai talent, sementara RY menjadi host yang mengarahkan jalannya siaran.
”Keduanya melakukan siaran langsung melalui fitur Pertarungan Koin (PK) untuk meningkatkan jumlah penonton dan interaksi,” kata dia dalam keterangan resmi pada Rabu (9/9).
Tidak hanya itu, dalam live tersebut RA sengaja dibuat kalah dalam fitur Pertarungan Koin. Sehingga dia harus melakukan aksi membuka dan menutup pakaian. Sementara itu, RY mengarahkan penonton untuk memberikan tap-tap layar hingga mencapai target sekitar 5K-10K.
”RY kemudian mengarahkan penonton untuk berpindah ke aplikasi Tevi, dengan menawarkan tayangan lanjutan yang lebih vulgar dari RA. Penonton yang ingin mengikuti siaran lanjutan diwajibkan memiliki deposit dan membeli Star atau Bintang sebagai akses menonton dengan nilai sekitar Rp 5 ribu,” bebernya.
Penyidik juga sudah mendapat informasi bahwa ara pelaku memperoleh keuntungan melalui transfer langsung melalui akun DANA dengan nominal sekitar Rp 1.000-Rp 2.000 untuk setiap transaksi. Dari rangkaian aktivitas tersebut, para pelaku menargetkan memperoleh imbalan sekitar Rp 200 ribu-Rp 300 ribu dari penonton.
”Pada siaran lanjutan di aplikasi Tevi, RA diduga menampilkan konten seksual secara eksplisit. Dalam pelaksanaannya, RA juga dibantu oleh MK untuk melakukan siaran tersebut,” ungkap Adex.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022