
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) Tanah Abang-Rangkasbitung melintas di kawasan Pejompongan, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Jadwal KRL lintas Bogor mengalami perubahan mulai Senin (7/9) hingga 30 September 2026. KAI Commuter membatalkan 17 perjalanan Commuter Line sebagai dampak perawatan intensif armada KRL yang dikerjakan oleh PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.
Hal ini termasuk pada sejumlah jadwal pagi, sore, hingga malam yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas.
Pengurangan perjalanan ini membuat operasional KAI Commuter di wilayah Jabodetabek turun dari 1.065 menjadi 1.048 perjalanan per hari.
Penumpang lintas Bogor pun diminta memperhatikan perubahan jadwal dan menyesuaikan waktu keberangkatan untuk mengantisipasi kepadatan.
Langkah ini berdampak langsung pada pemangkasan total perjalanan bulanan. Yang berakibat, pengguna KRL lintas Bogor akan semakin sesak seiring berkurangnya perjalanan.
KAI Commuter kini mengoperasikan 1.048 perjalanan per hari dari yang sebelumnya mencapai 1.065 perjalanan di seluruh wilayah Jabodetabek.
Rincian 17 Perjalanan KRL Bogor yang Dibatalkan
Penyesuaian jadwal ini menyasar waktu-waktu krusial mobilitas warga, yakni pada jadwal keberangkatan pagi, sore, hingga malam hari.
Pada jam sibuk pagi hari, terdapat tujuh perjalanan dari arah Bogor, Cilebut, dan Depok menuju Manggarai atau Jakarta Kota yang tidak dioperasikan.
Sementara dari arah sebaliknya, lima perjalanan KRL dari Jakarta Kota menuju Bogor juga dibatalkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022