
Foto udara suasana Stasiun Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Rencana memperpanjang layanan kereta hingga wilayah Bogor Barat sejatinya bukan gagasan baru. Jauh sebelum Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong pengembangan jalur KRL Parung Panjang-Jasinga, konsep penguatan jaringan KRL di Parung Panjang sudah masuk dalam dokumen tata ruang saat Kabupaten Bogor di bawah kepimpinan Ade Yasin.
Jejak rencana itu salah satunya terlihat dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 44 Tahun 2021 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Perkotaan Parung Panjang 2021-2041. Regulasi yang ditetapkan Ade Yasin pada 4 Juni 2021 tersebut secara khusus memuat rencana jaringan transportasi, termasuk jaringan kereta.
Dalam dokumen tersebut, pemerintah daerah merancang jaringan KRL umum yang terdiri atas jalur kereta api Citayam-Parung Panjang. RDTR itu juga mencantumkan sejumlah stasiun penumpang, yakni Stasiun Parung Panjang, Stasiun Cilejet, serta rencana Stasiun Parung Panjang Baru.
Artinya, pengembangan transportasi berbasis rel di kawasan Parung Panjang sudah menjadi bagian dari perencanaan tata ruang Kabupaten Bogor sejak masa Ade Yasin.
Baca Juga:Meski Ditikam Eks Karyawan hingga Rugi Rp 100 M, Ruben Onsu Janji Kembalikan Uang Korban Rp 3,5 M
Pada Juni 2026, Bupati Rudy Susmanto menyebut Pemkab Bogor tengah membahas pengembangan jaringan KRL di wilayah barat Kabupaten Bogor bersama Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Selain koridor Jasinga-Tenjo, opsi utamanya adalah koridor Parung Panjang-Jasinga.
Menurut Rudy, pengembangan jaringan tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan mobilitas masyarakat komuter, sekaligus mendorong munculnya kawasan ekonomi baru di Bogor Barat. Pemkab Bogor juga menyatakan rencana tersebut akan melalui kajian yang komprehensif agar sesuai dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat.
Perkembangan terbaru bahkan menunjukkan rencana tersebut mulai dibicarakan lebih detail. Pemkab Bogor merancang pembangunan enam stasiun baru dalam pengembangan jalur KRL Parung Panjang-Jasinga.
Rencana itu menjadi penting jika melihat posisi Parung Panjang dan Jasinga yang selama ini menghadapi persoalan konektivitas serta tekanan lalu lintas.
Jika terealisasi, jalur tersebut berpotensi mengubah pola mobilitas masyarakat Bogor Barat. Wilayah yang selama ini banyak bergantung pada jalan raya dapat memiliki alternatif transportasi massal yang lebih terintegrasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022