Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Agustus 2026 | 19.28 WIB

Lansia Diminta Turun Bus Transjakarta Karena Bau, Manajemen Janji Evaluasi SOP Petugas

Ilustasi Bus Transjakarta. (istimewa) - Image

Ilustasi Bus Transjakarta. (istimewa)

JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan permohonan maaf terbuka usai video seorang penumpang yang diminta turun dari bus di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur, mendadak viral dan menyita perhatian publik di media sosial.

Insiden yang terjadi pada Senin (3/8) tersebut dipicu oleh aduan pelanggan lain terkait aroma tidak sedap yang dinilai mengganggu kenyamanan bersama di dalam armada.

Respons Resmi dan Penanganan Transjakarta

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menegaskan bahwa penanganan di lapangan berawal dari laporan langsung penumpang di lokasi kejadian.

"Menanggapi video yang beredar di media sosial, kami memohon maaf yang setulus-tulusnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan," ujar Ayu, Selasa (4/8).

Ayu mengungkapkan, petugas bergerak setelah menerima keluhan mengenai bau yang sangat menyengat. Pendekatan kemudian dilakukan secara langsung hingga penumpang yang bersangkutan bersedia turun dari armada.

Dari penelusuran lebih lanjut, pihak Transjakarta mengonfirmasi bahwa pelanggan tersebut merupakan seorang tunawisma. Untuk memastikan langkah penanganan yang tepat dan berbasis kepedulian, pihak pengelola langsung berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Sebagai bentuk kepedulian, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial tentang keberadaan pelanggan, agar mendapatkan penanganan dan bantuan yang tepat," tambah Ayu.

Janji Evaluasi SOP dan Sensitivitas Petugas

Kejadian ini dipastikan menjadi bahan penataan ulang jajaran pelayanan Transjakarta agar kejadian serupa tidak menggerus sisi kemanusiaan dalam pelayanan publik.

"Kejadian ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami. Transjakarta berkomitmen untuk terus memperbaiki SOP serta melatih sensitivitas petugas, agar pelayanan kami tidak hanya menjaga kenyamanan publik, tetapi juga selalu mengedepankan rasa kemanusiaan," tegas Ayu.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore