Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juni 2026 | 22.43 WIB

Bahan Sulit Padam, BPBD Tangerang Berjibaku Sekat Api Pabrik Karet Agar Tak Merembet 

Petugas melakukan upaya pemadaman kebakaran di pabrik sandal di Kota Tangerang, Banten, Minggu (21/6/2026) malam. (ANTARA/HO-BPBD Kota Tangerang) - Image

Petugas melakukan upaya pemadaman kebakaran di pabrik sandal di Kota Tangerang, Banten, Minggu (21/6/2026) malam. (ANTARA/HO-BPBD Kota Tangerang)

JawaPos.com - Kebakaran hebat melanda pabrik karet PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di kawasan Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang. Api yang berkobar sejak Minggu (21/6) malam tak kunjung padam hingga kini.

Mengingat lokasi pabrik yang berdampingan dengan area padat penduduk, prioritas utama petugas adalah melakukan penyekatan. Langkah ini guna memastikan kobaran api tidak meluas dan melalap rumah-rumah warga di sekitarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar menuturkan, upaya mitigasi difokuskan pada pemblokiran pergerakan api di sekitar Jalan KH Agus Salim RT 001/RW 003. Proses lokalisasi dilakukan sejak awal armada tiba demi menghindari dampak buruk terhadap bangunan sipil.

"Alhamdulillah bisa kita isolir, jadi enggak ke permukiman," ungkap Mahdiar saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (22/6).

Bahan Sulit Padam dan Kendala Pasokan Air
Meski laporan pertama masuk pada Minggu malam pukul 22.31 WIB dan petugas tiba dalam waktu 14 menit, proses pemadaman berlangsung alot hingga belasan jam. Karakteristik material karet yang tangguh terhadap air menjadi tantangan di lapangan.

Selain material yang mudah terbakar dan memicu asap pekat, petugas di lapangan juga harus memutar otak akibat terbatasnya akses hidran atau sumber air di sekitar lokasi kejadian.

"Saat ini masih penanganan, kendala bahan yang sulit padam, dan sumber air yang terbatas," beber Mahdiar.

Berdasarkan penyelidikan awal, amukan si jago merah diduga kuat bukan berasal dari korsleting listrik, melainkan dipicu oleh faktor internal material produksi.

"Infonya dari bahan yang telah digiling. Betul (kondisinya masih panas)," tambah Mahdiar mengenai suhu panas material yang memicu api.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore