
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebuah niat baik tidak selamanya disambut dengan hangat. Cerita pilu sekaligus geram ini dialami FM dan rekannya yang menjadi korban pengeroyokan gegara melerai orang cekcok di kawasan Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, tepat di depan SPBU Bungur, Minggu (24/5) dini hari.
Dua orang remaja, FM dan rekannya, menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pria yang sedang mengamuk. Ironisnya, insiden ini terjadi tepat saat kedua pelajar tersebut baru saja selesai mengisi bahan bakar dan berniat melerai keributan antara pelaku dengan seorang sopir taksi.
Suasana dini hari pada Minggu, 24 Mei 2026, sekitar pukul 03.15 WIB yang semula tenang, mendadak pecah oleh makian. Sebuah taksi dinilai menghalangi jalan oleh sekelompok pemuda yang emosinya sedang tersulut.
Melihat seorang sopir taksi yang sudah sepuh hendak dihakimi secara sepihak, FM dan temannya langsung berinisiatif turun tangan. Mereka mencoba menenangkan situasi agar keributan tidak meluas.
Namun, bukannya menyurutkan emosi, kehadiran kedua pelajar ini justru menjadi korban sasaran amarah. Dua pria dari kelompok tersebut langsung melayangkan bogem mentah ke arah wajah dan tubuh korban secara membabi buta.
Aksi baku hantam yang mempertontonkan perilaku kasar itu sempat terekam kamera warga dan mendadak viral di jagat maya, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @info.kemayoran. Video tersebut memicu kecaman luas dari netizen yang geram melihat aksi "sok jagoan" di jalanan.
Merespons keresahan warga Jakarta, jajaran Polres Metro Jakarta Pusat langsung bergerak cepat. Meski saat itu korban belum sempat membuat laporan resmi, polisi proaktif menyisir ruang digital untuk melacak identitas korban dan pelaku.
"Sehingga kami berdasarkan informasi yang ada di media sosial, kita proaktif kemudian mencari tahu siapa, di mana, kejadian tersebut, kemudian kita dapatkan identitas korbannya, kemudian kita panggil. Kita datangi, kita panggil ke kantor untuk bikin laporan polisi," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, Selasa (26/5).
Penyelidikan secara scientific investigation langsung dilakukan secara masif. Tim Satreskrim memadukan penelusuran jejak digital, rekaman CCTV di sekitar SPBU Bungur, hingga mengaktifkan jaringan pengamanan seperti Poskamling di sekitar lokasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022