
Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Beberapa hari belakangan, truk tambang bermuatan di Parung Panjang semakin ramai dikeluhkan warga. Hal itu terlihat dari percakapan di sejumlah grup media sosial mengeluhkan truk-truk tambang tidak ada ketakutan lagi untuk melintas.
Deni, salah satu warga mengeluhkan mulai ramai truk-truk tambang beroperasi. Hal ini sangat disayangkan mengingat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM masih menutup perusahaan-perusahaan tambang di wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang.
"Habis Bupati Bogor (Rudy Susmanto) kasih orasi minta dibuka tambang berizin, truk-truk jadi ramai," kata Deni.
Agnes, warga lainnya di wilayah Bogor Barat, menyampaikan hal senada. Dia menyatakan bahwa setiap kali ia melintas di jalan raya, truk-truk tambang selalu kedapatan melintas. Bukan hanya pada malam hari, pada pagi, siang, dan sore hari truk tambang kerap melintas tidak mengenal waktu lagi.
"Bukan main (ramai truk-truk tambang). Sejak Bupati Bogor ngomong sudah kayak dikasih angin segar. Mungkin merasa dibekingi," katanya.
Prastyo, warga lainnya mengaku bingung. Pasalnya, petugas Dishub Kabupaten Bogor terkesan lembek dalam menegakkan aturan. Sejumlah truk bahkan dibiarkan melintas kendati ada petugas yang berjaga.
"Biar dapat atensi gimana ya, makin banyak nih. Tadi pagi aja pas berangkat, biasanya nggak ada, tapi tadi papasan sama 2 truk. Padahal rumah dekat sama stasiun," ungkapnya.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto ramai dikritik warga Bogor Barat dan para pengguna media sosial karena dianggap berpihak terhadap kepentingan pengusaha tambang. Kala itu berdiri di tengah kerumunan massa aksi demonstasi berorasi menyatakan dukungannya terhadap tambang segera dibuka kembali.
Rudy Susmanto bahkan meminta kepada Gubernur Dedi Mulyadi atau KDM untuk membuka kembali izin tambang berizin setelah sekitar 7 bulan ditutup. Rudy mengaku, dirinya akan langsung membuka kembali tambang di wilayah Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang andai saja perizinan ada di bawah kewenangam pemerintah Kabupaten Bogor.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
