
Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman, menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait proyek pengerjaan jaringan perpipaan PAM JAYA. (Istimewa)
Keluhan tersebut mulai dari kemacetan akibat penyempitan jalan, tanah galian yang mengotori badan jalan, hingga kondisi bekas pekerjaan yang dinilai belum tertata dengan baik.
Menurut Ade, program perluasan layanan air bersih memang merupakan langkah penting yang perlu didukung, terutama untuk mencapai target cakupan layanan perpipaan Jakarta secara menyeluruh. Namun pelaksanaan proyek di lapangan tetap harus memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat.
“Kami mendukung percepatan layanan air bersih oleh PAM JAYA, tetapi pelaksanaan proyeknya juga harus tertata dan tidak mengganggu masyarakat secara berlebihan,” ujar Ade Suherman.
Ia menilai salah satu persoalan yang paling sering dikeluhkan warga adalah material tanah galian yang tercecer ke jalan dan membuat kondisi jalan menjadi licin serta berdebu, terutama saat hujan maupun jam sibuk kendaraan.
“Tanah galian yang tercecer bukan hanya membuat jalan kotor, tetapi juga berisiko membahayakan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor,” tegasnya.
Selain itu, Ade meminta agar proses pengerjaan proyek utilitas dilengkapi standar pengamanan yang baik, termasuk pemasangan rambu, penerangan malam, pengaturan lalu lintas sementara, serta percepatan penutupan bekas galian.
Sebagai anggota DPRD yang membidangi perekonomian dan pelayanan publik, Ade juga menyoroti pentingnya koordinasi antarproyek utilitas di Jakarta agar pembongkaran jalan tidak terjadi berulang kali oleh instansi atau operator yang berbeda.
Menurutnya, Jakarta perlu mulai membangun sistem integrasi utilitas bawah tanah yang lebih tertata dan terencana sehingga pekerjaan infrastruktur tidak terus-menerus membebani warga.
“Jangan sampai warga terus menjadi korban proyek tambal-bongkar yang tidak terkoordinasi. Harus ada sinkronisasi yang baik antarutilitas agar pengerjaan lebih efisien dan tidak merusak jalan berulang kali,” tegas Ade Suherman.
Ia juga mendorong adanya transparansi informasi kepada masyarakat terkait titik pengerjaan, durasi proyek, hingga rekayasa lalu lintas agar warga dapat mengantisipasi dampak mobilitas di wilayah terdampak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022