Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 18.50 WIB

Sejak 2024, 6 Warga Jakarta Positif Hantavirus, Kenali Cara Cegah Penularan dari Tikus di Rumah! 

ILUSTRASI. Sejauh ini Hantavirus tidak bisa menular dari manusia ke manusia. Sehingga penularannya berbeda dengan coronavirus. (Mumbai live) - Image

ILUSTRASI. Sejauh ini Hantavirus tidak bisa menular dari manusia ke manusia. Sehingga penularannya berbeda dengan coronavirus. (Mumbai live)

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta mencatat ada 6 kasus konfirmasi positif Hantavirus sejak periode 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026. Kabar ini mencuat setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan adanya tambahan kasus suspek baru di Jakarta Utara yang kini tengah dalam pemeriksaan intensif.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menegaskan, Pemprov terus memantau pergerakan Hantavirus virus ini secara aktif.

"Secara kumulatif, DKI Jakarta mencatat 6 kasus positif sejak 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026 (semua kasus sebelumnya telah ditangani)," ujar Chico kepada JawaPos.com, Jumat (8/5).

Koordinasi ketat juga dilakukan mulai dari tingkat puskesmas hingga pusat.

"Pemprov DKI Jakarta memantau secara aktif perkembangan kasus suspek Hantavirus, termasuk satu kasus suspek di Jakarta Utara yang dilaporkan Kemenkes. Kami terus berkoordinasi erat dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan puskesmas setempat," kata Chico.

Hingga saat ini, dua kasus suspek terbar, salah satunya di Jakarta Utara, masih menunggu hasil uji laboratorium. Meskipun ada riwayat 6 kasus positif sejak 2024, Chico memastikan semua kasus terdahulu telah ditangani dengan baik dan belum ada penambahan pasien positif baru pada minggu ini.

Mengenal Hantavirus dan Risiko Penularannya

Hantavirus bukanlah penyakit yang bisa disepelekan. Virus ini dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Manusia bisa terinfeksi jika menghirup udara yang terkontaminasi atau kontak langsung dengan urine, kotoran, dan air liur tikus yang terinfeksi.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan saat ini terdapat dua tambahan kasus suspek Hantavirus di Indonesia pada Minggu ke -16 2026. Masing-masing di Jakarta Utara, DKI Jakarta dan Kulon Progo, DI Yogyakarta. Kedua kasus tersebut saat ini masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium.

"Saat ini ada 2 kasus suspek hantavirus di Indonesia," kata Aji Muhawarman saat dihubungi pada Rabu (6/5).

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore