
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi/(Istimewa).
JawaPos.com - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi dan juga Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara kompak menemui massa para pendemo di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Senin (4/5).
Rudy Susmanto mengaku berdiri bersama para pendemo. Dengan lantang, dia meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM untuk membuka kembali pertambangan di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang.
Dalam pernyataannya, Rudy Susmanto mengaku siap untuk mematuhi aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pertambangan.
Pernyataan Rudy Susmanto tersebut mendapat kritikan tajam dari sejumlah warga di wilayah Bogor Barat. Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu kurang dipercaya akan mampu menegakkan aturan dengan baik karena sebelumnya dianggap gagal dalam menegakkan aturan terkait pertambangan di wilayahnya.
Hal itu dibuktikan, selama Rudy Susmanto menjabat sebagai Bupati Bogor, dia dianggap mengabaikan penegakan Perbup Bogor Nomor 56 Tahun 2023 terkait jam operasional tambang. Akibatnya, hal itu memicu kemarahan warga Legok sampai menyerbu sejumlah petugas pada tahun 2025 lalu.
"Mana suara Pak Bupati ketika tambang ilegal beroperasi di Parung Panjang, kenapa Pak Bupati tidak datang dan tertibkan?. Mana suara Pak Bupati disaat truk menabrak anak SMP di Rumpin beberapa waktu lalu," ungkap Rayhan, salah satu warga kepada JawaPos.com.
Renaldi Wiguna, warga lainnya, menilai sikap Bupati Bogor Rudy Susmanto aneh. Dia diangggap tidak netral dan gagal dalam melihat kepentingan warga di wilayah Bogor Barat secara lebih luas.
Meski banyak yang menggantungkan hidup pada pertambangan, tidak kalah banyak warga yang ingin lingkungannya sehat, bebas debu, bebas macet, dan bebas kecelakaan.
"Kebijakan yang pro tambang tanpa mempertimbangkan dampak terhadap keselamatan warga adalah bentuk kelalaian serius. Pemerintah daerah seharusnya melindungi masyarakat, bukan membiarkan risiko yang sudah terbukti menelan korban terus terjadi. Bingung, kok bupatinya jadi aneh begini," ungkapnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
