
PMPP TNI memberikan bimbingan kepada peserta Bela Negara Masyarakat Sipil Komunitas Pengusaha Syare'a World. (Istimewa)
JawaPos.com–Lebih dari 500 pelaku usaha dan profesional mengikuti program Bootcamp Bela Negara selama dua hari satu malam di kawasan Hambalang, Bogor, akhir pekan lalu. Program ini diinisiasi komunitas pengusaha SyaREA World bekerja sama dengan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI.
Kegiatan Bela Negara tersebut didukung Zeberline, kelompok usaha penyedia energi fosil dan terbarukan di Tanah Air. Sejumlah brand besar juga turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program penguatan karakter dan ketahanan sipil ini.
Kegiatan dimulai dari kawasan Masjid Alumni IPB Bogor. Peserta menjalani registrasi dan pemeriksaan kesehatan. Setelah itu mereka diberangkatkan menuju Hambalang dalam konvoi 20 truk militer yang melintasi rute strategis Kota Bogor hingga Tol Jagorawi.
Baca Juga:Jelang Sidang Dakwaan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, UU Peradilan Militer Kembali Soroti
Setibanya di lokasi, peserta langsung menjalani rangkaian pelatihan dengan pola semimiliter. Mereka tinggal di barak, mengonsumsi (ransum) militer, dan menjalani aktivitas harian dengan disiplin ketat. Materi yang diberikan mencakup pembinaan fisik, military games, serta sesi kebangsaan bertema Cinta Negeri dan Cinta TNI-Polri.
Program ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik. Pendekatan mental dan spiritual juga menjadi bagian penting melalui shalat berjamaah dan zikir bersama, guna membangun ketahanan individu secara menyeluruh.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang saat ini menghadapi berbagai tantangan baru. Mulai dari disrupsi digital, tekanan ekonomi global, hingga perubahan perilaku pasar. Dalam konteks tersebut, penguatan karakter, disiplin, dan kepemimpinan dinilai menjadi bekal penting dalam menjaga keberlanjutan usaha.
Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan menyatakan, keterlibatan masyarakat sipil dalam program bela negara menjadi semakin relevan di tengah dinamika tantangan global.
”Ancaman yang kita hadapi saat ini tidak selalu bersifat fisik. Karena itu, bela negara perlu dimaknai lebih luas, termasuk melalui penguatan karakter dan kesiapan individu,” ujar Iwan Bambang Setiawan melalui keterangan pers.
Dalam salah satu sesi, peserta juga mendapatkan pemaparan pengalaman langsung dari misi perdamaian di Libanon, yang memberikan gambaran nyata mengenai situasi di lapangan serta pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi kondisi krisis.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
