
Poster pengumuman pemberian hadiah bagi wajib pajak yang taat. (@bapenda.banten)
JawaPos.com - Kabar penting bagi pemilik kendaraan di wilayah Banten. Pemerintah Provinsi Banten memastikan tidak akan menggelar kembali kebijakan pembebasan pajak kendaraan. Sebagai gantinya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten kini beralih fokus memberikan penghargaan kepada masyarakat yang membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu.
Langkah ini diambil untuk menumbuhkan kesadaran wajib pajak agar berkontribusi aktif bagi pembangunan daerah. Apresiasi pun disiapkan bagi masyarakat yang taat.
Hadiah Utama 14 Gram Emas via e-Samsat
Bapenda Banten meluncurkan program bertajuk ‘Apresiasi EMAS’. Wajib pajak yang menunaikan kewajibannya melalui layanan e-Samsat pada periode 1 Maret hingga 30 Juni 2026 berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa emas dengan total berat 14 gram untuk 7 orang pemenang.
Selain emas, Bapenda Banten juga menyiapkan deretan hadiah pendukung bagi wajib pajak yang beruntung, antara lain:
- Unit Sepeda Motor
- Kulkas
- Mesin Cuci
- Voucher Diskon Planet Ban (Potongan 20 persen)
Untuk mengikuti program ini, prosedurnya sangat sederhana. Cukup bayar pajak kendaraan Anda via e-Samsat selama periode yang telah ditentukan, dan sistem akan secara otomatis mengikutsertakan Anda dalam undian berhadiah.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
