
Rektor Universitas Mercu Buana, Andi Adriansyah, menilai bahwa posisi dalam pemeringkatan Webometrics bukan sekadar angka, melainkan indikator strategis terhadap keterbukaan akses ilmu pengetahuan. (Istimewa)
JawaPos.com-Pemeringkatan Webometrics Ranking of World Universities kian menjadi acuan penting dalam mengukur daya saing perguruan tinggi di era digital. Tidak hanya menilai kualitas akademik, Webometrics juga menyoroti sejauh mana institusi mampu menghadirkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan secara terbuka di ruang digital.
Dalam edisi 2026, Universitas Mercu Buana berhasil mencatatkan prestasi dengan menempati peringkat ke-2 perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik di Jakarta dan peringkat ke-9 PTS terbaik secara nasional. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam visibilitas digital dan kontribusi akademik kampus tersebut.
Rektor Universitas Mercu Buana, Andi Adriansyah, menilai bahwa posisi dalam pemeringkatan Webometrics bukan sekadar angka, melainkan indikator strategis terhadap keterbukaan akses ilmu pengetahuan.
“Webometrics menilai bagaimana perguruan tinggi hadir dan berdampak di ranah digital, khususnya melalui publikasi ilmiah dan keterbukaan akses pengetahuan. Ini sangat relevan dengan tuntutan global saat ini,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah indikator utama dalam penilaian Webometrics, di antaranya visibilitas situs web, jumlah serta kualitas publikasi ilmiah, hingga tingkat keterbukaan akses (open access). Dengan indikator tersebut, perguruan tinggi tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu mendiseminasikan hasil riset secara luas kepada masyarakat global.
Dalam konteks ini, Universitas Mercu Buana dinilai berhasil mengoptimalkan berbagai aspek digital, mulai dari penguatan repositori institusi, peningkatan publikasi di jurnal bereputasi, hingga pengembangan platform daring kampus. Langkah-langkah tersebut menjadi pendorong utama peningkatan peringkat di tingkat nasional maupun regional.
Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa capaian dalam Webometrics turut berdampak pada reputasi internasional kampus. Hal ini membuka peluang lebih besar dalam menjalin kolaborasi riset lintas negara, memperluas kemitraan global, hingga menarik minat mahasiswa asing.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat ekosistem riset dan publikasi berbasis digital agar kontribusi keilmuan dari kampus dapat diakses lebih luas dan memberikan dampak nyata,” tambahnya.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
