Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Maret 2026, 00.36 WIB

Viral ASN DKI Tidur di Rumah Warga Ancol, Kepala Museum Bahari: Dia Lupa Lokasi Kerja 

Ilustrasi ASN DKI Jakarta. Gaji ASN dan non ASN DKI JAkarta akan dihitung ulang usai dana transfer dipangkas. (Dery Ridwansah/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi ASN DKI Jakarta. Gaji ASN dan non ASN DKI JAkarta akan dihitung ulang usai dana transfer dipangkas. (Dery Ridwansah/Jawa Pos)

JawaPos.com - Dunia maya baru-baru ini dihebohkan dengan video seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta yang diamankan warga di kawasan Ancol, Pademangan. ASN bernama Nanang tersebut viral setelah kedapatan masuk ke rumah warga hingga sempat tertidur di ruang tamu dalam kondisi linglung.

Alih-alih karena pengaruh obat terlarang, terungkap fakta medis di balik kejadian janggal tersebut.

Peristiwa ini bermula pada Rabu (11/3) di Jalan Lodan Raya, Kelurahan Ancol, Jakarta Utara. Dalam video yang diunggah akun Instagram @sekitaran_jakut, Nanang yang masih mengenakan seragam dinas putih tampak diinterogasi warga karena bicaranya yang melantur.

Warga sempat curiga pria yang bertugas di Unit Pengelola (UP) Museum Bahari ini berada di bawah pengaruh obat-obatan keras. Namun, pihak Museum Bahari segera memberikan klarifikasi mengenai kondisi kesehatan bawahannya tersebut.

Penjelasan Kepala Museum: Sedang Konsultasi Rutin

Kepala Museum Bahari Misari mengonfirmasi bahwa Nanang memang sempat mengalami gangguan orientasi. Pada Kamis, 12 Maret 2026, Nanang langsung didampingi pihak kantor menuju rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Pagi tadi ke kantor dan langsung kami dampingi untuk ke RS guna mengetahui lebih detail dari dokter," kata Misari saat dikonfirmasi.

Misari menambahkan, dalam sebulan terakhir, Nanang diketahui sedang menjalani pengobatan rutin. Kejadian masuk ke rumah orang tersebut dipicu oleh kondisi "nge-blank" yang mendadak.

"Kemarin pagi yang bersangkutan sempat mengalami gangguan lupa lokasi kerja. Rumah yang dimasuki tidak jauh dari Museum Bahari," jelasnya.

Bukan Mabuk, Sebut ASN Alami Depresi

Senada dengan Misari, Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim menegaskan, insiden ini murni masalah kesehatan mental, bukan karena mabuk atau narkoba. Berdasarkan keterangan keluarga, Nanang ternyata mengidap depresi dan wajib mengonsumsi obat secara rutin.

"Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, ASN tersebut mengalami depresi," kata Chico.

Diduga kuat, saat kejadian berlangsung, persediaan obat yang biasa dikonsumsi Nanang sedang habis sehingga kondisinya menjadi tidak stabil.

"Saat kejadian, yang bersangkutan diduga sedang dalam kondisi kehabisan obat yang biasa dikonsumsinya untuk membantu mengontrol kondisi kesehatannya," tambah Chico.

Meski demikian, Chico menekankan bahwa penderita depresi tetap memiliki hak untuk bekerja selama rutin menjalani pengobatan. Ia memastikan bahwa pada hari kejadian, Nanang hanya sedang mengalami tekanan mental yang hebat.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore