
Alat berat memindahkan sampah di TPA Bantar gebang, Bekasi, Jawa Barat. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tragedi memilukan terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi. Gunung sampah setinggi puluhan meter longsor pada Minggu (8/3) dan menelan korban jiwa.
Hingga saat ini, empat orang dilaporkan tewas akibat tertimbun material sampah, sementara proses pencarian korban lainnya masih terus berlangsung.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq bereaksi keras atas peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa insiden mematikan tersebut adalah bukti nyata kegagalan pengelolaan sampah yang harus segera dipertanggungjawabkan secara hukum.
Menteri Hanif menyebut Bantargebang sebagai "fenomena gunung es" dari karut-marut pengelolaan sampah Jakarta. Selama 37 tahun, lokasi ini telah menampung beban kritis hingga 80 juta ton sampah.
Penggunaan metode open dumping (sampah dibuang terbuka begitu saja) dinilai telah melanggar UU Nomor 18 Tahun 2008.
Tak main-main, KLH/BPLH kini telah memulai penyidikan menyeluruh. Pihak-pihak yang lalai hingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain terancam sanksi berat sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
"Kejadian ini seharusnya tidak perlu terjadi jika pengelolaan dilakukan sesuai aturan. TPST Bantar Gebang harus menjadi pelajaran bagi kita semua untuk segera berbenah, demi keselamatan jiwa manusia dan kelestarian lingkungan," tegas Menteri Hanif saat meninjau lokasi longsor, Senin (9/3).
Sanksi yang membayangi para penanggung jawab adalah pidana penjara berkisar 5 hingga 10 tahun, serta denda material sebesar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar.
Alarm Keras untuk Pemprov DKI Jakarta
Sebelum tragedi ini pecah, Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup sebenarnya telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada 2 Maret 2026. Namun, maut lebih dulu menjemput sebelum pembenahan total dilakukan.
Sebagai langkah darurat dan jangka panjang, Pemerintah akan mendorong transformasi besar-besaran:
Menteri Hanif menekankan bahwa target kapasitas pengolahan sampah Jakarta sebesar 8.000 ton per hari harus dicapai dengan cara yang aman dan sesuai regulasi, bukan dengan menumpuk risiko yang berujung maut.
Diketahui, berdasarkan data terbaru per Senin (9/3/2026), empat korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan adalah:
- Enda Widayanti (P), 25 tahun.
- Sumini (P), 60 tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
