Ilustrasi 8 ciri orang yang menolak memberikan tempat duduk di angkutan umum.
JawaPos.com - Bulan Ramadhan selalu membawa suasana berbeda di Jakarta. Jam pulang kantor terasa lebih padat dari biasanya, orang-orang berlomba tiba di rumah sebelum azan maghrib, dan halte maupun stasiun jadi titik kumpul menjelang buka puasa.
Kalau kamu rutin naik transportasi umum, ada beberapa strategi sederhana yang bisa bikin perjalanan tetap nyaman tanpa mengganggu ibadah. Berikut lima tips naik transportasi umum saat Ramadhan di Jakarta yang bisa jadi panduan praktis sepanjang bulan puasa.
1. Manfaatkan Kelonggaran Buka Puasa di Armada
Kabar baiknya, sejumlah moda seperti TransJakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, hingga KRL Commuter Line memberikan kelonggaran bagi penumpang untuk berbuka puasa di dalam armada atau area halte atau stasiun, biasanya hingga sekitar satu jam setelah waktu maghrib.
Artinya, kamu tidak perlu panik turun hanya untuk mencari tempat berbuka. Cukup siapkan takjil sederhana di tas, air mineral dan kurma atau roti kecil sudah cukup untuk membatalkan puasa.
Hindari makanan beraroma tajam atau yang berpotensi mengotori kursi dan lantai. Prinsipnya sederhana, berbuka secukupnya, lanjutkan perjalanan dengan tetap menjaga kenyamanan penumpang lain.
Tips kecil tapi penting, simpan takjil di tempat yang mudah dijangkau agar kamu tidak perlu membongkar isi tas saat kereta atau bus sedang penuh.
2. Atur Waktu, Hindari Rush Hour Jelang Maghrib
Pola kepadatan selama Ramadhan biasanya sedikit bergeser. Jika di hari biasa jam sibuk terasa di pagi dan sore, saat puasa lonjakan penumpang paling terasa menjelang berbuka, sekitar pukul 16.30–18.30 WIB.
Kalau punya fleksibilitas waktu, pertimbangkan untuk pulang lebih awal atau justru sedikit lebih malam setelah salat tarawih. Beberapa orang memilih tetap di kantor atau sekitar lokasi kerja hingga usai buka dan tarawih, lalu baru pulang ketika arus sudah lebih lengang.
Strategi ini bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga soal energi. Berdiri lama di gerbong penuh saat kondisi perut kosong tentu menguras tenaga. Menggeser waktu perjalanan bisa membuat kamu sampai rumah dengan kondisi fisik yang lebih stabil.
3. Pastikan Saldo Uang Elektronik Aman
Hal yang sering disepelekan tapi krusial: saldo kartu. Jangan sampai sudah lemas karena puasa, kamu masih harus antre isi ulang kartu di stasiun.
Pastikan kartu uang elektronik seperti e-money, Flazz, TapCash, JakCard, atau metode pembayaran digital yang terintegrasi sudah terisi cukup sebelum berangkat. Jika menggunakan pembayaran nontunai berbasis QR di halte bus, cek kembali koneksi dan saldo aplikasi.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
