
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara simbolis menyerahkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota, Kamis (19/2). (Istimewa)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan suntikan semangat bagi ribuan mahasiswa dalam Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota, Kamis (19/2).
Pramono menegaskan bahwa pendidikan adalah "senjata" utama untuk mengubah nasib keluarga. Program beasiswa KJMU hadir sebagai jembatan bagi anak muda Jakarta untuk meraih mimpi setinggi langit tanpa terhalang biaya.
Gubernur Pramono menekankan pentingnya memaksimalkan peluang yang ada. Menurutnya, tidak semua orang memiliki kesempatan emas untuk mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah.
"Saya percaya dan meyakini bahwa untuk memutus garis ketidakberuntungan dalam keluarga, pendidikan adalah kuncinya. Beasiswa seperti KJMU inilah yang bisa membantu mewujudkannya," tuturnya.
Tak hanya soal biaya kuliah, Pramono juga mengingatkan bahwa KJMU mencakup pembinaan karakter. Ia mendorong para mahasiswa untuk tidak sekadar mengejar nilai akademik, tetapi juga aktif berorganisasi.
"Maka, kami mengharapkan para penerima mampu menjaga prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan etika. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan aktif dalam organisasi kemahasiswaan guna membentuk karakter dan kepemimpinan. Intinya, gunakan kesempatan untuk berorganisasi," jelasnya.
Kabar gembira muncul saat Pramono menyampaikan visinya untuk masa depan pendidikan Jakarta. Ia berharap cakupan KJMU bisa diperluas hingga jenjang pascasarjana.
Langkah ini diambil agar generasi muda Jakarta memiliki daya saing global yang lebih kuat. Pramono ingin para penerima beasiswa menjadi motor penggerak transformasi Jakarta sebagai kota global.
"Semoga para penerima KJMU dapat tumbuh menjadi generasi muda yang berprestasi, membanggakan, serta berkontribusi dalam transformasi Jakarta menuju kota global yang berkelanjutan dan berdaya saing," tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menambahkan bahwa pihaknya terus memastikan penyaluran bantuan ini tepat sasaran. Salah satu strateginya adalah dengan membentuk Forum KJMU di setiap kampus sebagai wadah jejaring mahasiswa.
"Melalui forum ini, Dinas Pendidikan memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran sekaligus memperkuat pembinaan, pendampingan, dan komitmen akademik para penerima manfaat," ungkap Nahdiana.
Manfaat nyata ini dirasakan langsung oleh Galih Hidayatulloh, mahasiswa Universitas Indonesia yang kini bisa bernapas lega karena beban finansial keluarganya terangkat.
"Saya pertama kali menerima KJMU, karena saya dari keluarga yang kekurangan finansial, sehingga sangat membutuhkannya untuk melanjutkan pendidikan. Saya sangat bersyukur kepada Gubernur Pramono yang telah memberikan beasiswa ini, bahkan bisa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya yaitu S2 dan S3," ungkapnya.
Berdasarkan data terbaru, program KJMU kini menjangkau belasan ribu mahasiswa di seluruh Indonesia:
- Total Penerima Tahap II: 16.920 mahasiswa.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
