
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Apresiasi Budaya Jawa Barat " Abdi Nagri Nganjang ka Warga" di Lapangan Pandapa Paramarta, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025). (Tim Media KDM)
JawaPos.com - Konten Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang menampilkan pengakuan penjual es kue yang viral, Suderajat alias Babeh Ajat soal status tempat tinggalnya justru berbuntut panjang. Alih-alih memantik simpati, video tersebut memicu gelombang kekecewaan warganet.
Banyak netizen mengaku kehilangan rasa hormat setelah mengetahui bahwa Suderajat ternyata berbohong karena mengaku ngontrak, ternyata menempati rumah milik sendiri. Dia sebelumnya viral usai difitnah dan diintimidasi aparat karena dituduh menjual es kue berbahan spons.
Kolom komentar kanal YouTube KDM pun dibanjiri respons keras. Sejumlah warganet menilai Suderajat telah membangun narasi memelas yang tidak sepenuhnya jujur.
Akun @sumarnoklemer7261 misalnya menulis, “Gw yakin seluruh warganet pasti kecewa dengan penjual es ini. Jujur gw udah nggak respect.”
Komentar senada datang dari @theviralers yang menyebut Suderajat sebagai “pembohong ulung” karena cara meminta bantuannya dinilai halus tapi menyesatkan.
Rasa kecewa juga diungkapkan oleh warganet lain yang awalnya mengaku iba. Akun @dheadwi-rv7ob menulis bahwa empati yang sempat muncul justru berubah menjadi kesal setelah melihat video klarifikasi tersebut. Mereka menilai kejujuran adalah kunci jika ingin mendapat bantuan tulus dari orang lain.
“Jangan gitu jadi orang, apa adanya saja,” tulisnya.
Tak sedikit pula yang menyoroti pola perilaku Suderajat yang dianggap sengaja “menghilangkan” cerita soal pemberian dari orang tua, demi berharap mendapat bantuan baru.
Akun @ErikEfendi-i2o menyebut tindakan tersebut sebagai sikap tidak etis dan merusak kepercayaan publik. Sementara akun @gusyaman3497 secara tegas menilai kebohongan Suderajat membuat rasa hormat publik hilang.
Meski tak secara langsung menanggapi dampat dari kontennya, Dedi Mulyadi mengeklaim bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menguliti atau mempermalukan Suderajat di ruang publik.
Ia menyebut, video tersebut dibuat sebagai bentuk klarifikasi sekaligus pembelajaran soal mentalitas.
"Saya tidak bermaksud menguliti dan mempermalukan, tapi ada mentalitas yang harus diubah,” tulis KDM saat mengunggah konten bersama Suderajat itu.
Ia juga memberikan peringatan keras soal kebiasaan berbohong.
“Awas loh Beh, banyak bohong itu banyak sial,” pungkasnya.
Sebelumnya, kisah pilu menimpa Suderajat, 49, seorang pedagang es kue (es gabus) asal Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Niat hati mencari nafkah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, ia justru menjadi korban kekerasan oknum aparat setelah menjual dagangan berbahan spons berbeda.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
