Ilustrasi Es Gabus. (YouTube Eliza Perkasa)
JawaPos.com - Kasus video viral penjual es jadul yang diamankan aparat di Utan Panjang, Jakarta Pusat, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat memicu polemik dan kritik tajam dari netizen, pihak TNI dan Polri secara resmi menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi bahwa dagangan tersebut aman dikonsumsi.
Berdasarkan uji laboratorium dari Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya, sampel es kue, es gabus, agar-agar, hingga cokelat meses milik pedagang dinyatakan memenuhi standar kesehatan.
Hasil Uji Laboratorium Nyatakan Layak Konsumsi
Kekhawatiran soal penggunaan bahan berbahaya seperti spons bedak dalam es hunkue tersebut terbukti tidak benar. Kepastian ini muncul setelah tim ahli melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh produk jualan milik Bapak Sudrajat, sang pedagang es.
Menindaklanjuti hasil valid tersebut, Babinsa Kelurahan Utan Panjang dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa menggelar pertemuan di Aula Mako Polsek Kemayoran pada Senin (26/1) malam untuk meluruskan video viral.
Pengakuan Salah dan Permohonan Maaf Aparat
Dalam pertemuan itu, Aiptu Ikhwan Mulyadi selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa mengakui adanya kekeliruan dalam prosedur penanganan di lapangan. Ia menyesalkan tindakan yang terburu-buru sebelum adanya bukti ilmiah.
"Asslamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es hunkue yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial," ujarnya.
Dia menjelaskan, tindakan awal yang dilakukan merupakan bentuk respon cepat terhadap laporan masyarakat yang khawatir adanya dugaan makanan berbahaya beredar di lingkungan mereka. Sebagai petugas di lapangan, pihaknya berkewajiban hadir dan merespons setiap laporan demi menjaga keselamatan warga.
"Kedua, niat kami semata-mata untuk mengedukasi, agar tidak ada konsumen yang dirugikan dan memastikan masyarakat merasa aman dalam membeli makanan di lingkungannya. Dalam situasi tersebut, kami hanya berusaha menjalankan tugas dengan cepat untuk mencegah potensi bahaya," katanya.
Meski begitu, ia menyadari bahwa dirinya telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan, Dokpol, maupun Labfor Polri. Seharusnya proses klarifikasi dan verifikasi dilakukan terlebih dahulu sebelum memberikan informasi kepada masyarakat.
"Atas kekeliruan tersebut, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada Bapak Sudrajat, pedagang es yang terdampak langsung oleh kejadian ini. Tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik beliau," ungkapnya.
Ikhwan mengaku turut merasakan bagaimana situasi ini dapat mempengaruhi usaha dan kehidupan beliau sebagai pedagang kecil yang mencari nafkah untuk keluarga. Ia juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila video tersebut menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, ataupun sentimen negatif terhadap institusi tempatnya bekerja.
"Ke depan, kami berkomitmen untuk lebih berhati-hati, selalu mengedepankan prosedur yang tepat, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah melalui pemeriksaan dan verifikasi ilmiah. Kami tetap bertekad memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan humanis bagi seluruh warga," imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022