
Ilustrasi penumpang KRL. (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perjalanan Commuter Line atau KRL rute Tanjung Priok - Jakarta Kota masih belum beroperasi hingga pukul 09.00 WIB pada Minggu (18/1). Hal ini disebabkan adanya banjir di kawasan Stasiun Jakarta Kota yang menghambat jalur perlintasan kereta.
"KAI Commuter Update. Saat ini hingga pukul 09.00 WIB lintas Tanjung Priok perjalanan belum dapat dilalui," bunyi pengumuman KAI Commuter dalam akun resmi di media sosial X, dikutip Minggu (18/1).
Terkait gangguan ini, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna. Selama kejadian ini, pihaknya mengimbau agar seluruh penumpang untuk terus mengutamakan keselamatan.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan dari petugas. Mohon maaf atas ketidaknyamannya," tutup pengumuman itu.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (18/1) menyebabkan banjir di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 07.00 WIB, genangan terjadi di 16 RT dan 10 ruas jalan.
Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi sejak dini hari. Genangan tercatat melanda wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur dengan ketinggian air yang bervariasi.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 16 RT dan 10 ruas jalan tergenang di wilayah DKI Jakarta,” ujar Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya, Minggu (18/1).
BPBD DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak.
"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan,” tuturnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
