Direktur Utama (Dirut) Terra Drone Indonesia Michael Wisnu Wardhana.
JawaPos.com - Momen penangkapan Direktur Utama (Dirut) Terra Drone Indonesia Michael Wisnu Wardhana diungkap oleh aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus). Bos perusahaan itu ditangkap di apartemennya yang berada di bilangan Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), pagi tadi (11/12).
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Saputra, penangkapan Michael dilakukan setelah pihaknya mendapatkan 2 alat bukti yang cukup. Status Michael bahkan sudah menjadi tersangka pasca kebakaran di Gedung Terra Drone menyebabkan 22 korban meninggal dunia.
”Untuk direktur utama dari Terra Drone sudah kami amankan. Berdasarkan dua alat bukti permulaan yang cukup dan keyakinan penyidik, jadi kami tingkatkan statusnya menjadi tersangka dan sudah kami terbitkan surat perintah penangkapan,” ungkap dia kepada awak media.
Dalam rekaman video yang diterima oleh awak media, tampak Michael berdiri di depan pintu unit apartemennya saat beberapa penyidik datang dan mengabari akan melakukan penangkapan. Dia sempat membela diri dan sudah menerima surat pemanggilan.
Michael sempat mempertanyakan kembali penangkapan itu. Namun, penyidik menegaskan bahwa gelar perkara telah dilakukan dan surat perintah penangkapan sudah terbit. Penyidik juga menunjukkan surat perintah penggeledahan dan penyitaan, termasuk laptop, alat komunikasi, serta barang-barang lainnya.
Sebelumnya, Terra Drone Indonesia sudah buka suara pasca kebakaran kantor perusahaan tersebut di Kemayoran, Jakpus, menyebabkan 22 pegawai meninggal dunia. Melalui keterangan resmi yang dimuat pada laman resmi, Terra Drone Indonesia menyatakan bakal mendukung penuh investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang, dalam hal ini Polres Metro Jakpus.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Umaidi selaku perwakilan dari Terra Drones Indonesia disebutkan bahwa pihaknya saat ini fokus memberikan dukungan kepada karyawan serta keluarga karyawan yang terdampak kebakaran. Termasuk dengan menyediakan akomodasi serta bantuan kemanusiaan yang diperlukan. Menurut dia, perusahaan sangat concern pada keselamatan karyawan.
”Keselamatan dan kesejahteraan karyawan selalu menjadi prioritas utama kami. Saat ini, kami bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang seiring berlangsungnya investigasi untuk mengetahui penyebab insiden tersebut,” terang dia.
Ubaidi pun menyampaikan bela sungkawa dan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi pada Selasa siang (9/12). Dia mengakui bahwa kejadian itu mengakibatkan kehilangan yang sangat besar. Dia pun memastikan pihaknya akan kooperatif dan terbuka untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
”Saat ini kami bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang seiring berlangsungnya investigasi untuk mengetahui penyebab insiden tersebut,” imbuhnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
