
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dam Wagub DKI Jakarta Rano Karno usai menjenguk sejumlah korban kecelakaan di RSUD Koja, Kamis (11/12). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memastikan telah mengamankan sopir mobil pengangkut makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan insiden kecelakaan di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Hal ini ia sampaikan usai menjenguk sejumlah korban kecelakaan di RSUD Koja, Kamis (11/12).
"Ya, sopir sekarang kita amankan di Polres Jakarta Utara. Sedang kita lakukan pemeriksaan. Masih berproses," ujar Kapolda Asep di lokasi.
Mengenai motif dan penyebab, Kapolda Asep belum bisa memberikan keterangan rinci. Ia meminta publik menunggu hasil pemeriksaan.
"Saya tidak mau menduga-duga, tapi nanti hasil pemeriksaan akan kami sampaikan kembali," katanya.
Saat ini kepolisian telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (Olah TKP). Tim "Traffic Accident Analysis" (TAA) Korlantas Polri juga akan dilibatkan guna mengungkap motif atau penyebab insiden ini terjadi.
"Saya akan tugaskan Dirlantas dan Dirreskrimum, ya, untuk memastikan tentang motif ataupun kejadian, ya, kejadian yang tadi pagi pukul 06.39 itu terjadi di sekolah SD Negeri 01," ucapnya.
Polda Metro Jaya juga akan membuat posko pelayanan bagi keluarga korban dan bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk memberikan dukungan psikologis bagi korban dan siswa lainnya.
"Dan juga kita akan jadwalkan, kita akan adakan kegiatan trauma healing. Trauma healing untuk para siswa-siswi, anak-anak kita yang ada di SD 01," imbuhnya.
Di lokasi yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menuturkan, saat ini hanya lima orang yang masih menjalani perawatan di RSUD Koja. Dari lima korban yang dirawat di RSUD Koja, terdapat dua pasien yang harus menjalani operasi lanjutan. Pertama ialah korban yang merupakan guru lantaran mengalami patah tulang pada bagian kaki.
"Yang satu guru, kakinya patah. Insyaallah tadi kita juga sudah ketemu, beliau sadar segala macam, dan insyaallah segera akan operasi," jelasnya.
Empat korban lainnya adalah siswa, dan salah satunya memerlukan penanganan medis ekstra karena dampak benturan di wajah. Jika kondisinya, satu orang anak tersebut akan dilakukan
"Kalau dari empat anak, yang satu memang memerlukan perawatan khusus. Mungkin akan besok setelah kondisinya membaik, akan ada tindakan. Karena memang ada impact di wajah, itu memerlukan perawatan yang khusus," kata Rano Karno.
Meski mengalami benturan di area kepala, Wagub Rano memastikan benturan tidak menyebabkan kerusakan pada otak anak.
"Saya tidak ingin menutup-nutupi karena ada impact di muka, ya. Untungnya, Alhamdulillah tadi saya ketemu dengan Dokter Bedah, alhamdulillah kepala tidak ada masalah, brain tidak ada masalah. Cuman karena ada dagunya harus ortopedi khusus," jelasnya.
Total ada 21 korban atas insiden mobil SPPG menabrak siswa SDN 01 Kalibaru. Terdiri atas 20 murid dan satu guru.
Berikut data korban tabrakan mobil SPPG di SDN 01 Kalibaru:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
