Benda menyerupai senjata api di lokasi ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Istimewa)
JawaPos.com-Ditemukan fakta mencengangkan dari olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jumat (7/11), yang melukai 54 orang.
Di antara barang bukti yang diamankan, terdapat senapan serbu SS2-V4 buatan PT Pindad dengan tulisan 'Welcome To Hell' serta dua nama yang mengingatkan dunia pada tragedi berdarah: Alexandre Bissonnette dan Brenton Tarrant.
Kedua nama itu bukan sembarang nama. Mereka adalah pelaku penembakan brutal di rumah ibadah Muslim di Kanada dan Selandia Baru, yang menjadi simbol kejahatan ekstrem berbasis kebencian ras dan agama dalam satu dekade terakhir.
Temuan tulisan ini membuat penyidik kini menelusuri apakah pelaku ledakan di SMA 72 terpapar ideologi serupa atau hanya meniru simbol-simbol terorisme global.
Alexandre Bissonnette: Penyerang Masjid di Kanada
Alexandre Bissonnette adalah pelaku serangan terhadap Pusat Kebudayaan Islam Kota Quebec, Kanada, pada 29 Januari 2017. Dalam serangan yang terjadi saat salat Isya itu, Bissonnette menembaki jemaah dengan pistol Glock 9 mm dan senapan semiautomatik, menewaskan enam orang dan melukai lebih dari 15 lainnya.
Penyelidikan menunjukkan Bissonnette memiliki pandangan sayap kanan, anti-imigran, dan anti-Muslim, serta kerap mengakses forum daring yang menyebarkan ide kebencian dan supremasi kulit putih.
Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat selama 40 tahun. Kasusnya menjadi titik balik bagi Kanada dalam memperketat undang-undang terkait ujaran kebencian dan kepemilikan senjata api.
Brenton Tarrant: Pelaku Pembantaian di Christchurch, Selandia Baru
Nama kedua yang tertulis di SS2-V4, Brenton Tarrant, merupakan pelaku serangan teroris paling mematikan dalam sejarah Selandia Baru. Pada 15 Maret 2019, Tarrant menyerang dua masjid di Christchurch, Masjid Al Noor dan Linwood, saat salat Jumat berlangsung.
Ia menembak membabi buta menggunakan senjata semiotomatis yang dilengkapi kamera, dan menyiarkan aksinya secara langsung di media sosial.
Serangan itu menewaskan 51 jemaah dan melukai 89 lainnya. Dalam manifes 74 halamannya yang berjudul The Great Replacement, Tarrant mengaku terinspirasi oleh ideologi supremasi kulit putih dan teori konspirasi bahwa 'kulit putih sedang tergantikan oleh imigran'.
Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, dan kasusnya mengguncang dunia, mendorong reformasi besar dalam undang-undang senjata api Selandia Baru.
Tulisan nama kedua teroris ini pada senapan serbu SS2-V4 yang ditemukan di lokasi ledakan SMA 72 menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan masyarakat. Bahkan netizen di media sosial ramai membahas hal tersebut hingga di platform X, topik terkait SMA 72 menjadi pemuncak trending.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022