
Petugas memperbaiki tanggul longsor di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Istimewa)
JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Kamis (30/10) malam menyebabkan lima tanggul roboh dan tiga tanggul longsor di wilayah Jakarta Selatan.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mencatat, peristiwa ini dipicu oleh tingginya debit air di sejumlah sungai dan saluran penghubung.
"Kami telah menurunkan tim ke seluruh titik kerusakan untuk melakukan penanganan darurat. Saat ini kami fokus mencegah limpasan air agar tidak meluas ke pemukiman warga," ungkap Hendri, Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Minggu (2/10).
Berdasarkan data Dinas SDA, berikut titik-titik yang terdampak roboh dan longsornya delapan tanggul tersebut:
Kerusakan tersebut terjadi akibat tekanan debit air tinggi di Kali Krukut, Kali Mampang, dan PHB Pulo.
Sementara longsor disebabkan pengikisan dinding tanggul oleh curah hujan ekstrem berulang kali.
Suku Dinas SDA Jakarta Selatan telah membangun tanggul sementara menggunakan karung pasir di lokasi terdampak untuk menahan limpasan air.
"Selain itu, pada titik-titik longsor telah dilakukan pemasangan crucuk kayu dolken dan karung pasir sebagai langkah sementara. Untuk Jl. Adityawarman, akan dilakukan pembangunan turap permanen guna memperkuat struktur tebing sungai," jelas Hendri.
Menurut Hendri, perbaikan fisik permanen diperkirakan membutuhkan waktu antara dua hingga tiga bulan, tergantung kondisi cuaca dan tinggi muka air.
"Perbaikan fisik permanen diperkirakan memakan waktu antara dua hingga tiga bulan, menyesuaikan kondisi cuaca dan ketinggian muka air di lapangan," lanjutnya.
Dinas SDA juga tengah menghitung estimasi biaya perbaikan serta melakukan pengecekan tanggul di titik-titik krusial lainnya, guna mencegah potensi banjir susulan.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya memperkuat infrastruktur pengendali banjir, terutama di kawasan rawan seperti Jakarta Selatan.
"Kami berharap proses perbaikan tanggul ini berjalan maksimal agar risiko banjir dapat diminimalisir dan keamanan warga tetap terjaga. Pemerintah akan terus berkoordinasi lintas instansi untuk mempercepat penanganan di lapangan," imbuh Hendri.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
