
penyelidikan temuan kerangka manusia terus berlanjut. (Istimewa)
JawaPos.com - Astra Credit Companies sebagai pengelola Gedung ACC, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat (Jakpus), buka suara setelah temuan 2 kerangka manusia beberapa hari lalu. EVP Corporate Communication Astra Credit Companies Riadi Prasodjo turut prihatin dan menyampaikan dukungan kepada aparat kepolisian yang tengah berusaha mengungkap fakta di balik temuan tersebut.
"ACC turut prihatin atas peristiwa penemuan 2 jenazah di bekas Gedung ACC Kwitang dan berharap pihak kepolisian dapat segera mengidentifikasi korban secepatnya. ACC mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga dari kedua korban tersebut," ungkap Riadi dalam keterangan resmi pada Sabtu (1/11).
Riadi mengakui bahwa aksi demo yang terjadi akhir Agustus lalu menyebabkan kebakaran di Gedung ACC. Saat itu, gedung tersebut dalam keadaan kosong dan sudah tidak dipergunakan. Sebab, gedung tersebut memang dalam kondisi rusak parah. Sehingga tidak ada aktivitas baik di dalam maupun di luar gedung tersebut. Untuk operasional, pihaknya sudah memindahkan ke lokasi lain.
"Kegiatan operasional ACC Kwitang sudah dipindahkan ke lokasi lain sebelum terjadinya aksi demonstrasi. Perusahaan juga telah melakukan prosedur keamanan sesuai ketentuan yang berlaku pasca aksi demonstrasi," jelasnya.
Menurut Riadi, temuan 2 kerangka manusia di Gedung ACC dilaporkan oleh vendor yang sedang melakukan pengecekan struktur bangunan pada Kamis (30/10). Pihaknya mendapat informasi ada temuan mencurigakan yang diduga adalah jenazah.
Setelah informasi itu dilaporkan kepada pihak kepolisian dan ditindaklanjuti oleh Polres Metro Jakpus, diketahui bahwa temuan itu adalah 2 kerangka manusia. "Perusahaan berharap informasi ke pihak kepolisian tersebut dapat mendukung proses selanjutnya untuk membantu keluarga korban. Perusahaan memberikan akses seluas-luasnya kepada pihak kepolisian untuk penanganan selanjutnya," kata dia.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakpus Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa 2 kerangka manusia tersebut ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Kedua kerangka manusia itu sudah tidak dikenali. Susatyo menyebut, lokasi persis penemuan 2 kerangka manusia tersebut berada di Lantai 2 Gedung ACC. Kedua kerangka manusia tersebut ditemukan oleh petugas yang merenovasi gedung.
"Laporan awal kami terima pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 dari tim teknis gedung yang akan melakukan pengecekan konstruksi dalam rangka renovasi karena kondisi gedung sudah terbakar habis," ungkap Susatyo saat dikonfirmasi pada Jumat (31/10).
Lebih lanjut, Susatyo menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara kedua kerangka manusia tersebut sudah berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik dan pemeriksaan DNA. Dia menyebut, sampel DNA kedua kerangka manusia itu diambil untuk diperiksa dan dicocokkan dengan sampel DNA lain.
"Hasil olah TKP, ditemukan 2 kerangka manusia yang tertimbun plafon yang terbakar. Kami masih menunggu hasil dari Tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Polri. Perkembangan akan kami sampaikan," jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
