
Transportasi Umum MRT. (jakartamrt.co.id)
JawaPos.com - Proyek ambisius perpanjangan jalur MRT Jakarta menuju Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang kini resmi masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Proyek ini terbagi dua. Pertama ialah rencana perpanjangan jalur Jakarta lintas Timur-Barat (East-West) yang nantinya akan menghubungkan Cikarang, Jawa Barat hingga Balaraja, Banten.
Sedangkan jalur kedua ialah proyek MRT Lebak Bulus- Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo menuturkan, pihaknya bersama pemerintah pusat dan daerah tengah melakukan kajian secara menyeluruh terhadap proyek ini.
"Saat ini, MRT Jakarta bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan terkait sedang melakukan kajian secara menyeluruh. Kajian ini meliputi skema kelembagaan, skema pendanaan, dan potensi permintaan penumpang yang akan menjadi dasar proyeksi konsumen pada masa mendatang," ujar Rendy kepada JawaPos.com.
Kajian tersebut menjadi dasar penting untuk menentukan arah kebijakan proyek agar pembangunan tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Rendy menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi intensif terus dilakukan antara MRT Jakarta dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, serta pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Dan stakeholders lain agar rencana pengembangan ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, termasuk dalam meningkatkan konektivitas Jakarta–Tangerang Selatan–Kabupaten Tangerang," jelasnya.
Kapan MRT Cikarang - Balaraja dan Lebak Bulus - Tangsel Dibangun?
Jalur MRT Cikarang–Balaraja rencananya akan dibangun sepanjang total 83,6 kilometer dengan 48 stasiun. Pembangunannya dibagi dalam dua fase:
Fase 1 Tahap 1: Tomang–Medan Satria (24,5 km)
Fase 1 Tahap 2: Kembangan–Tomang (9,2 km)
Fase 2 di Jabar: Medan Satria–Cikarang (20 km)
Fase 2 di Banten: Balaraja–Kembangan (29,9 km)
Untuk tahap awal, pengerjaan akan difokuskan pada fase 1 tahap 1, yakni lintas Tomang ke Medan Satria. Rencananya, pengumuman lelang akan dilakukan pada akhir tahun ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
