Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Oktober 2025 | 13.10 WIB

Melihat Mimpi Besar Pramono dan Andra Soni: MRT Jakarta Akan Masuk Banten!

Ilustrasi MRT. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi MRT. Dok JawaPos

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta menyatakan keinginannya untuk mempercepat pembangunan MRT menuju Banten. Baik melalui rute Lebak Bulus - Serpong (Tangerang Selatan) maupun Jakarta lintas Timur-Barat (East-West) Cikarang - Balaraja (Kabupaten Tangerang).

"Cita-cita saya dengan Pak Andra Soni (Gubernur Banten) itu yang paling utama sebenarnya MRT segera masuk ke Banten," ujar Pramono di Pesanggrahan, Selasa (9/9).

Pramono pun meminta Direktur Utama (Dirut) MRT Tuhiyat untuk mencari cara agar proyek tersebut dapat segera dijalankan.

"Makanya berkali-kali saya sampaikan kepada Dirut MRT, gimana caranya cari akal supaya disambungkan," katanya.

Pramono berharap perpanjangan rute MRT Jakarta bisa terwujud lima tahun ke depan.

"Saya membayangkan, misalnya 4-5 tahun ke depan kita sudah memulai tersambung dari Pondok Labu sampai dengan Banten. Apakah ke (Kabupaten) Tangerang atau Tangerang Selatan," ungkapnya.

Saat dimintai perkembangan terbaru proyek MRT Lebak Bulus - Serpong, Pramono menyebut hingga kini proyek tersebut masih dalam tahap feasibility study atau studi kelayakan. Sebab, pembangunan MRT Jakarta - Tangsel akan dilakukan dengan menggandeng pengembang dari Sinar Mas Land (melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk).

"Jadi kalau ke Tangsel kan kemarin baru pembahasan dengan swasta, karena memang di Tangsel itu pilihannya dengan swasta. Dan tentunya juga melibatkan pemerintah daerah di Tangsel. Sekarang dalam fase perhitungan, nanti kalau sudah selesai kami sampaikan," ujar Pramono, Senin (29/9).

Gubernur Banten Yakin MRT Lebak Bulus–Serpong Jadi Solusi Macet dan Pendorong Ekonomi

Gubernur Banten Andra Soni meyakini proyek MRT Lebak Bulus-Serpong bisa mempermudah dan mengurangi kepadatan mobilisasi warga. Dia mengatakan mayoritas masyarakat Kota Tangerang Selatan bekerja di DKI Jakarta.
Menurut Andra, populasi dua provinsi, Banten dan DKI Jakarta, memiliki keterkaitan erat. Mobilitas antara Jakarta-Banten disebut tinggi.

"Kita ketahui bersama bahwa populasi penduduk di Banten itu sama dengan populasi penduduk Jakarta. Kemudian juga mobilisasi antara warga Jakarta dan warga Banten sangat tinggi, sangat padat sekali, dan kami meyakini bahwa jalur ini atau dengan adanya MRT maka pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pasti akan terdorong," kata Andra kepada wartawan, Jumat (26/9/2025).


Pemprov Banten terus melakukan koordinasi dengan banyak pihak untuk mewujudkan ketersediaan fasilitas transportasi publik massal. Salah satunya pelaksanaan studi kelayakan atau feasibility study (FS) rute MRT trase North-South Line Extension dari Lebak Bulus menuju Serpong.

"Alhamdulillah, belum lama ini ada MoU antara MRT dan Sinar Mas Land terkait dengan pelaksanaan FS untuk rute MRT Lebak Bulus-Serpong. Kita sebagai pemerintah Provinsi Banten mendukung karena FS ini akan mengkaji studi kelayakan terkait dengan banyak hal," ujar Andra.

Andra mengatakan sudah ada rapat koordinasi persiapan pembangunan MRT. Koordinasi dilakukan dengan pihak perkeretaapian (KAI), Kementerian Perhubungan, Dirut MRT, dan juga seluruh kepala daerah di Tangerang Raya yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Andra menyebutkan perhatian ditujukan pada kesiapan aspek kelembagaan, finansial, dan beberapa hal penting lainnya. Ia juga menegaskan dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten untuk memastikan hadirnya MRT ini dapat terwujud.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore