Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 23.08 WIB

Muncul Desakan Agar Kadis ESDM Jabar Dipecat Usai Beredar Rekaman Jadi Backing Tambang Parung Panjang

Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pengguna sepeda motor melintasi jalur yang di lewati truk yang menyebabkan kemacetan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Akun Instagram resmi Dinas ESDM Jabar akhirnya mengunggah video tentang keputusan Gunernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menutup perusahaan pertambangan di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya untuk sementara waktu. 

Dalam video unggahan akun tersebut, Dedi Mulyadi meminta warga Parung Panjang dan sekitarnya untuk menikmati jalan yang lengang setelah resmi ditutup sementara terhitung sejak 26 September 2025 lalu.

Kebijakan Dedi Mulyadi ini mendapat apresiasi positif dari netizen sebagaimana terlihat pada kolom komentar. Mereka senang karena hal itu akan berdampak positif untuk lingkungan dan juga jalan utama Parung Panjang yang saat ini sedang diperbaiki akan terjaga kualitasnya.

"Alhamdulillah Parung Panjang aman, bebas debu," komentar salah satu netizen.

"Lanjutkan Pak Gubernur, Jabar istimewa," timpal yag lainnya.

Selain apresiasi dan pujian terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, netizen juga banyak menyoroti Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono. 

Banyak dari mereka meminta Bambang dicopot dari jabatannya setelah beredar rekaman suara berisi percakapan yang diduga Bambang Tirtoyuliono bocor hingga viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut,  Bambang sedang menunjukkan keberpihakannya kepada para pengusaha tambang. Bahkan, dia mengatakan SE Gubernur Jawa Barat hanya akan berlaku tidak lebih dari satu minggu.

Netizen pun geram dan mendesak agar Bambang Tirtoyuliono segera dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat.

"Kadis ESDM sudah dipecat belum ? Jelas-jelas backing tambang," komentar salah satu netizen pada kolom komentar unggahan akun Instagram Dinas ESDM Jabar.

"Copot kadis yang bilang paling lama (SE Gubernur Berlaku) seminggu," timpal yang lainnya.

"Kadis ESDEM tentang percakapannya yamg kini viral di Parung Panjang, apakah bisa dipertanggung jawabkan ? Ditunggu kalau memang lu cowok."

@official.kpk Cek kadisnya! Yakin korup!!!.

"Pecat kadis ESDM nya. Masyarakat Parung Panjang butuh ketentraman."

"Periksa kadis ESDEM @official.kpk masyarakat Parung Panjang bersama @dedimulyadi71 tetap mendukung kebijakan pak Gubernur penutupan sementara tambang, kalau perlu permanen."

Sejumlah netizen lainnya kagum dengan ketegasan dan keberanian Dedi Mulyadi dalam melawan pengusaha tambang yang semena-mena selalu melanggar aturan dan mengabaikan kebaikan untuk lingkungan. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore