Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Jupiter segel parkir ilegal di Jakarta Timur, Rabu (17/9). (Humas DPRD DKI)
JawaPos.com - Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) kawasan Bona Indah Plaza, Jalan Karang Tengah Raya, Cilandak, Jakarta Selatan. Pansus menemukan praktik parkir ilegal di lahan milik Pemprov DKI tersebut.
Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter menuturkan, area parkir di lahan seluas 4.300 meter persegi tersebut selama ini dikuasai pihak tidak bertanggung jawab. Pengelolaan secara ilegal ini bahkan sudah dilakukan selama 21 tahun.
Pengelola pun tidak pernah menyetor pajak kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
"Di sini katanya paguyuban. Mereka mengambil uang (parkir) dari masyarakat dengan cara menggunakan karcis. Namun karcis ini, ketika kami lakukan pengecekan, itu tidak pernah ada pembayaran kepada Bapenda," ujar Jupiter saat dikonfirmasi, Kamis (25/9).
Jupiter memperkirakan omzet parkir ilegal tersebut mencapai sekitar Rp 50 juta per hari atau Rp1,5 miliar per bulan. Jika resmi berizin, seharusnya Pemprov DKI bisa mendapatkan pendapatan sebesar Rp150 juta per bulan.
"Bayangkan, sudah 21 tahun dikelola tanpa izin resmi dan tanpa bayar pajak. Hitungan kasar kami, potensi kerugian pendapatan daerah mencapai Rp37,8 miliar. Itu jelas penggelapan pajak," tegasnya.
Ada Dugaan Pembiaran dan Oknum Terlibat
Menurut Jupiter, praktik parkir ilegal ini bisa bertahan puluhan tahun karena adanya pembiaran dari Pemprov DKI. Selain kebocoran pajak, praktik tersebut menimbulkan keresahan masyarakat dan berpotensi memicu pungutan liar (pungli).
Ia meminta Gubernur Pramono segera mengambil langkah konkret.
"Kalau lahan Pemprov dikuasai tanpa kontrak resmi, tanpa sewa, itu rawan diserobot permanen. Kami khawatir ada keterlibatan oknum dari dalam. Karena itu kami dorong Gubernur berani mengevaluasi dan mengganti pejabat yang lalai," ucap Jupiter.
Jupiter bahkan mendesak Pemprov DKI segera mengambil langkah hukum untuk menghentikan praktik parkir ilegal ini.
"Kami minta Wali Kota dan jajarannya segera membuat laporan polisi. Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi tindak pidana karena menggelapkan pajak dari uang masyarakat," imbuhnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
