
Ilustrasi gerakan di media sosial muncul menentang kesewenangan kendaraan pengguna sirine dan strobo. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta memastikan tidak akan menggunakan Sirene dan rotator, atau yang dikenal sebagai strobo. Gerakan anti strobo, rotator, dan sirine tot tot wuk wuk turut menjadi atensi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Untuk penggunaan strobo kita tidak akan menggunakannya," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (23/9).
Sejatinya strobo dirancang sebagai alat peringatan darurat. Namun di jalan raya, penggunaannya justru sering menuai penolakan masyarakat.
Korlantas Polri mengambil langkah baru terkait aturan penggunaan sirene dan strobo saat pengawalan di jalan raya. Kini, ada ketentuan tambahan: sirene dilarang berbunyi ketika sore hingga malam serta saat azan berkumandang, khususnya waktu Zuhur dan Maghrib.
Kebijakan ini lahir dari aspirasi masyarakat yang merasa terganggu dengan suara sirene.
Meski begitu, penggunaan sirene dan strobo masih diperbolehkan dalam konteks tertentu, seperti patroli jalan tol. Alasannya, fungsi sirene dalam kondisi itu dinilai penting untuk menjaga kelancaran lalu lintas.
Syafrin menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan mentaati keputusan yang diambil di timgkat nasional.
"Tentu pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengikuti dan taat dengan ketentuan dari pusat," katanya.
Diketahui, fenomena "Stop Tot Tot Wuk Wuk" viral di media sosial sebagai bentuk kritik publik terhadap penyalahgunaan sirene dan lampu strobo. Fenomena ini muncul karena penyalahgunaan itu dianggap mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lain.
Sebagai wujud protes, beberapa pengendara bahkan memasang stiker "Stop Tot Tot Wuk Wuk" di kendaraan mereka.
Perlu diketahui, berdasarkan UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), penggunaan sirene dan strobo hanya diizinkan untuk kendaraan-kendaraan prioritas tertentu, seperti kepala negara, pemadam kebakaran, dan ambulans.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
