
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan usai ratas bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Senin (22/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Jakarta akan segera menindaklajuti sejumlah paket kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Dua fokus utama yang akan diterapkan di Ibu Kota adalah program perumahan dan sanitasi.
Hal ini disampaikan Gubernur Pramono setelah mengikuti rapat koordinasi terbatas (ratas) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Senin (22/9).
Pramono menyebut Pemprov DKI akan memanfaatkan fasilitas dari Kementerian Perumahan untuk membangun 23 ribu unit rumah baru di Jakarta.
"Ya untuk program yang bersifat perumahan, ada 23 ribu perumahan yang ada di Jakarta yang kami akan memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh Kementerian Perumahan. Termasuk kami juga bekerjasama dengan beberapa kontraktor yang ada di Jakarta, kami dorong untuk mereka melakukan itu," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.
Pembangunan ini direncanakan tersebar di seluruh wilayah Jakarta dan ditargetkan selesai tahun ini.
Politisi PDIP ini mengatakan, proyek perumahan ini tak hanya menyediakan hunian, tapi juga diproyeksikan menyerap hingga 100 ribu tenaga kerja.
"Karena ini memang program untuk bisa menyerap tenaga kerja ketika ekonomi sedang dalam tekanan," kata Pramono.
Selain rumah, Pemprov DKI juga akan fokus pada sanitasi masyarakat. Program ini sebelumnya sudah berjalan, namun kini diperkuat dengan dukungan pemerintah pusat.
"Sedangkan untuk program sanitasi, kan di Jakarta juga ada program itu, sanitasi untuk masyarakat terutama, maka kami mengadakan itu dan kami mendapatkan dukungan sebelumnya," jelasnya.
Diketahui, sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Pertemuan tersebut digelar di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/9), dengan agenda utama membahas finalisasi paket ekonomi dan strategi penyerapan tenaga kerja.
Lebih dari 10 kementerian dan badan pemerintah hadir dalam rakor tersebut. Beberapa menteri yang tampak hadir antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono.
Selain itu, turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro dan Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi.
Tidak hanya jajaran menteri, sejumlah perwakilan kementerian/lembaga (KL) juga hadir, di antaranya dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian PPN/Bappenas, Badan Gizi Nasional (BGN), hingga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
