
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) berbicara di forum rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/9/2025). (Masria Pane/Jawa Pos)
JawaPos.com - DPRD DKI Jakarta masih belum memutuskan terkait revisi tunjangan rumah yang kini tengah disoroti masyarakat. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco menuturkan, pihaknya masih melakukan pembahasan agar sesuai dengan ketentuan.
"Lagi dibahas supaya bisa dapat hasil yang benar-benar sesuai dengan ketentuan dan apa ya diharapkan masyarakat," ujar Basri Baco di DPRD DKI, Senin (8/9).
Ia menegaskan, DPRD DKI Jakarta telah sepakat untuk melakukan evaluasi besaran tunjangan perumahan anggota dewan.
Namun, hal ini perlu dikonsultasikan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga Kementerian Keuangan.
"Prinsipnya Dewan sudah bersepakat akan atau siap mengevaluasi mengenai tunjangan tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak Gubernur dan pihak Kemendagri karena kan tidak bisa sendiri. Semua tunjangan yang Dewan dapat itu kan yang menetapkan bukan Dewan, tetapi yang menetapkan adalah pemerintah, Gubernur dan Kementerian Keuangan," jelasnya.
Diketahui, pimpinan DPR RI telah resmi mengumumkan pemangkasan nilai tunjangan para anggotanya. Keputusan ini sesuai dengan salah satu poin 17+8 tuntutan rakyat yang terjadi belakangan.
Tunjangan yang dihentikan sejak 31 Agustus 2025 di antaranya ialah tunjangan perumahan yang nilainya mencapai Rp 50 juta per bulan.
Ada pula pemangkasan biaya langganan listrik dan jasa telepon, biaya komunikasi intensif, dan biaya tunjangan transportasi.
Sementara besaran tunjangan Perumahan DPRD DKI mencapai Rp 78,8 juta. Selain itu juga terdapat tunjangan komunikasi intensif sebesar Rp 21 juta.
Basri Baco pun belum bisa menginformasikan lebih lanjut mengenai besaran revisi atau bahkan dihapuskan seluruhnya.
"Belum, masih dalam proses. Sabar, nanti kalau cepat-cepat, keburu-buru, salah lagi. Nanti Dewan kena kesalahan lagi," katanya.
DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat terkait penyesuaian tunjangan perumahan dan lainnya yang selama ini mereka peroleh.
Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meresmikan Halte Transjakarta Jaga Jakarta, Senin (8/9).
Gubernur Pramono mengaku telah menjalin komunikasi dengan DPRD DKI perihal tunjangan anggota dewan.
"Yang pertama saya seperti yang saya sampaikan, saya sudah berkomunikasi dengan DPRD Jakarta dan mereka hari ini akan mengadakan rapat untuk itu," ujar Pramono.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022