
Ilustrasi LRT Jabodebek. KAI memastikan perjalanan LRT Jabodebek Normal usai gempa Bekasi, meski sempat harus menggunakan mode manual dalam pengoperasian. (Pexels)
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan operasional LRT Jabodebek tetap normal dan aman pasca gempa dengan magnitudo 4,9 yang terjadi di Kabupaten Bekasi pada pukul 19.54 WIB, Rabu (20/8).
Executive Vice President Divisi LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi mengatakan, sebagai langkah mitigasi, perjalanan LRT sempat diterapkan menggunakan mode Supervised Manual Mode.
Dengan mode tersebut, Train Attendant berada di kabin untuk memastikan kondisi lintas aman untuk perjalanan LRT.
"Kini, seluruh layanan LRT Jabodebek telah kembali berjalan lancar tanpa hambatan. Operasional LRT Jabodebek saat ini dalam kondisi normal dan aman," kata Mochamad Purnomosidi dalam keterangannya, Rabu (20/8).
Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan serta kenyamanan perjalanan. Bahkan, diharapkan tidak ada kerusakan yang berimbas pada seluruh fasilitas LRT Jabodebek.
"Kami juga berharap tidak terdapat dampak negatif, kerusakan, maupun korban jiwa atas gempa yang terjadi,” lanjutnya.
Sebelumnya, masyarakat Jakarta dan sekitarnya merasakan getaran gempa bumi pada Rabu malam (20/8).
Rupanya, pusat gempa ada di wilayah Kabupaten Bekasi. Walau tidak lama, gempa bumi tersebut dirasakan cukup keras oleh masyarakat.
Berdasar informasi dari akun media sosial resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sumber gempa bumi berada di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Akun media sosial tersebut menyatakan bahwa gempa bumi berkekuatan 4,9 skala richter mengguncang Bekasi pada pukul 19.54 WIB.
Gempa itu berpusat di darat pada kedalaman 10 kilometer. sehingga dikategorikan sebagai gempa dangkal.
Meski begitu, BMKG harus memastikan lebih jauh data dan informasi tersebut. Sebab, proses pengolahan data masih berlangsung. Informasi yang disampaikan sementara mengutamakan kecepatan.
”Gempa Mag:4.9, 20-Aug-2025 19:54:55 WIB, Lok:6.48LS, 107.24BT (14 km Tenggara KAB-BEKASI-JABAR), Kedalaman:10 Km. Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis akun X @infoBMKG.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
