
PT Adhi Karya operasikan jalur fungsional Tol IKN Seksi 1B & 3A-2 untuk mudik Lebaran 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) kini tengah melakukan fundamental business review sebagai bagian dari program penyehatan perusahaan yang menyeluruh. Langkah ini mencakup penataan total pada kualitas aset dan pencadangan di semua lini usaha. Tujuannya, memastikan laporan keuangan perusahaan tampil lebih faktual, aktual, dan prudent (bijaksana) dalam menghadapi risiko pasar.
Penataan ini sengaja dilakukan agar kondisi neraca perusahaan jauh lebih representatif. Dengan begitu, ADHI memiliki landasan yang lebih kuat untuk melompat lebih jauh di masa depan tanpa terbebani masalah struktural lama.
Meski tengah melakukan pembersihan internal, kinerja operasional ADHI nyatanya tetap tangguh. Hal ini dibuktikan dengan catatan EBITDA positif sebesar Rp 763,8 miliar.
Angka ini menjadi bukti bahwa perusahaan masih sangat mumpuni dalam menghasilkan arus kas dari kegiatan operasionalnya.
Prioritas Pencairan Piutang Proyek Raksasa
Untuk mempertebal likuiditas atau ketersediaan dana segar, ADHI memprioritaskan penagihan piutang dari sejumlah proyek strategis nasional. Beberapa diantaranya adalah proyek LRT Jabodebek dan Tol Aceh-Sigli.
Jika pencairan ini berjalan sesuai rencana, arus kas perusahaan dipastikan akan meningkat signifikan dan memperkuat posisi keuangan ADHI di mata investor serta mitra bisnis.
Masa Depan: Green Construction dan Hilirisasi
Tak hanya fokus pada perbaikan internal, ADHI juga sudah menyiapkan pipeline proyek masa depan yang lebih ramah lingkungan. Emiten konstruksi ini mulai membidik segmen hilirisasi dan green construction.
Beberapa proyek besar yang sedang digarap antara lain proyek PUSRI III-B, Coal Handling ICB PTBA, PLTMG Tobelo dan pengelolaan lingkungan di kawasan industri Medan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
