
Sejumlah pengunjung mengunjungi stan Ragunan di gelaran FLONA 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (1/8/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kemarin (14/8). Peninjauan dilakukan dalam rangka mengevaluasi fasilitas dan manajemen pengelolaan salah satu destinasi wisata edukasi fauna tertua dan terbesar di Asia Tenggara tersebut.
“Hari ini, saya sengaja melihat margasatwa Ragunan, karena memang saya dan pak wagub (Wakil Gubernur DKI Rano Karno) ingin melakukan pembenahan, membuat Ragunan menjadi lebih menarik, lebih nyaman, lebih aman, dan juga tentunya pengunjungnya semakin meningkat dan berkualitas,” terang Pramono.
Salah satu langkah konkret yang segera diambil adalah pembangunan fasilitas parkir bertingkat untuk mobil. Sebab, ketika ramai, banyak mobil yang diparkir di bahu jalan yang ada di TMR itu.
“Saat ini, parkir motor sudah tersedia. Namun mobil, yang ketika ramai itu parkirnya masuk ke dalam, dan itu sangat mengganggu,” ujarnya.
Dengan tersedianya fasilitas itu, maka mobil pengunjung TMR bisa parkir di lokasi yang disediakan. Selanjutnya, setelah itu tersedia, maka mobil-mobil akan dilarang masuk ke dalam.
“Saya sudah memerintahkan kepada Kepala Dinas (Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Fajar Sauri serta Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok, Red) untuk menangani ini, untuk segera dipersiapkan parkir bertingkat untuk mobil,” jelasnya.
Selain penataan parkir, Pramono juga mengusulkan pengadaan bus keliling guna mempermudah mobilitas pengunjung di kawasan seluas 127 hektare itu. “Tempat ini sangat luas. Jadi perlu kendaraan yang bisa membantu masyarakat melihat koleksi satwa dengan lebih nyaman,” tambahnya.
TMR saat ini dikelola oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, dengan dukungan 121 ASN dan 583 petugas PJLP. Lalu berdasar data yang dimiliki, di sana ada sekitar 65.000 flora dan 2.279 fauna dikonservasi di dalamnya.
Pramono juga membuka wacana agar TMR dapat beroperasi pada malam hari. Menurutnya, dengan konsep dan penataan yang tepat, Ragunan bisa menjadi alternatif wisata malam yang lebih mudah dijangkau warga ibu kota dibanding kawasan Puncak.
“Jadi, untuk Margasatwa Ragunan ini betul-betul saya ingin perbaiki. Dan saya lagi berpikir apakah sudah waktunya dibuat Ragunan ini tidak hanya siang, tetapi malam hari juga,” terangnya. Hal itu disampaikannya dengan kondisi saat ini, masih banyak warga Jakarta yang rela macet-macetan untuk berkunjung ke Taman Safari di Puncak.
Dengan luasan dan banyaknya jenis flora dan fauna di sana, Pram juga meyakini TMR itu bisa menyamai taman margasatwa milik negara lain. Singapura, salah satunya. Dengan perbaikan fasilitas itu, TMR bisa menyamai taman margasatwa yang ada di Singapura itu.
“Singapura kan kecil, tapi pasti revenue mereka tinggi. Karena memang betul-betul fasilitasnya dibuat baik,” jelasnya. Oleh karena itu dia ingin perbaikan itu bisa segera dilakukan.
Untuk perbaikan fasilitas itu, Pramono mengakui TMR masih bergantung kepada Pemprov DKI. Oleh karena itu, dia memikirkan perbaikan itu menggunakan pendanaan lain selain APBD DKI.
“Dan saya juga memikirkan apakah sudah waktunya dana KLB, SP3L, CSR dan yang lain-lain untuk digunakan menyempurnakan Ragunan yang sudah bagus ini. Kalau kita lihat, terus terang ya, floranya itu luar biasa,” imbuhnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
