
Dinkes Tangsel mendeklarasikan RW 02, RW 03 dan RW 09 di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang menjadi RW Bebas TBC. (Istimewa).
JawaPos.com - Kasus Tuberkulosis (TBC) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meningkat. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel mencatat, tahun ini terdapat 3.000 penderita TBC di wilayah itu.
Kepala Dinkes Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, bahwa angka ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak di tingkat kewilayahan dan puskesmas dalam melakukan deteksi dini terhadap kasus TBC. Dengan ditemukan kasus TBC secara dini maka pihaknya bisa segera mengobati dan memutus rantai penularan TBC di Tangesel.
"Januari sampai Juli 2025 sekitar 3 ribu lebih penderita TBC di Tangsel. Itu karena kita lakukan skrining terus, dari angka itu 142 meninggal dunia akibat TBC," ungkap Allin.
Untuk memberantas TBC secara menyeluruh, Dinkes Tangsel telah menginisiasi pembentukan program RW Bebas TBC. Program itu mengajak masyarakat di tingkat RW untuk aktif berperan dalam pemberdayaan dan membangun keguyuban guna mendukung deteksi dini serta menghilangkan stigma terhadap penderita TBC.
"Harapan kami stigma negatif terhadap penderita TBC hilang di Tangsel, sehingga proses penyembuhan lebih cepat dan efektif. Pencegahan penularan TBC harus didukung oleh keluarga, masyarakat, dan seluruh kewilayahan," jelas Allin.
Dinkes Tangsel menargetkan akan mendeklarasikan 10 persen RW sebagai RW Bebas TBC hingga akhir tahun 2025. Menurut Allin, antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga target tersebut kemungkinan bisa terlampaui.
Selain program RW Bebas TBC, Dinkes juga melaksanakan berbagai inovasi. Diantaranya pekan investigasi kontak, jemput bola, serta kegiatan Mantuk TBC untuk mendeteksi kasus pada anak-anak secara dini.
"Banyak inovasi yang kami lakukan untuk mencegah kasus baru dan memutus mata rantai penularan TBC," tambahnya.
Allin optimistis dengan roadmap penanganan TBC yang disusun, Tangsel dapat mencapai target bebas TBC pada tahun 2030. "Semangat warga yang tinggi untuk mendeklarasikan RW Bebas TBC ini menjadi awal yang baik untuk bersama-sama menyelesaikan masalah penularan TBC," pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
