Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 14.12 WIB

MRT Jakarta Bakal Tembus ke Tangsel, Ini Bocoran Rutenya!

Rangkaian kereta MRT Jakarta melintas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai, Tbk secara resmi telah menyepakati penjajakan potensi kerja sama terkait pengembangan jaringan MRT dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan menuju ke wilayah Serpong, Tangerang Selatan.

Penjajakan kerja sama ini utamanya meliputi pembuatan studi kelayakan atau feasibility study (FS) pembangunan jalur mass rapid transit menuju Tangerang Selatan. Dalam FS tersebut meliputi identifikasi trase, demand, biaya investasi, biaya operasional, kelayakan ekonomi dan bisnis, hingga aspek terkait kelembagaan dan regulasi.

"Rencananya, kerja sama ini akan berlangsung selama 2 tahun ke depan," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat dalam keterangannya, dikutip Minggu (27/7).

Lebih lanjut, Tuhiyat mengungkapkan bahwa kerja sama MRT dengan PT Bumi Serpong Damai menunjukkan bahwa upaya menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat dapat dilakukan bersama-sama dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta.

Lantaran masih menunggu dua tahun ke depan, Tuhiyat berharap hasil kajiannya nanti akan menentukan alternatif solusi dan kebijakan terkait perkeretaapiaan perkotaan modern.

“Hasil dari kajian ini akan disampaikan kepada pemerintah selaku pemangku kebijakan dalam menentukan alternatif solusi maupun kebijakan terkait pengembangan sistem perkeretaapian perkotaan modern nasional,” ungkapnya.

Rute Pembangunan MRT Jakarta - Tangsel

Secara terpisah, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memajukan proyek pembangunan MRT dengan mempertimbangkan rute terbaik untuk melayani masyarakat. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan bahwa salah satu aspek penting dalam kajian ini adalah menentukan rute yang paling optimal antara dua pilihan trase.

"Jalur belum ditetapkan, masih ada pilihan antara lewat Pondok Cabe atau Ciputat, dan ada pilihan kedua melalui Bintaro. Jadi, kita masih mencari tahu mana yang lebih cepat dan efisien untuk diwujudkan," jelas Pilar.

Berdasarkan kajian sementara PT MRT Jakarta, proyek ini akan mencakup dua koridor potensial, yaitu koridor utara dan selatan. Koridor utara akan melintasi jalur Pondok Aren - Serpong, sedangkan koridor selatan melalui Ciputat - Pondok Cabe. Kedua jalur ini akan terhubung dengan stasiun utama di Lebak Bulus, Jakarta.

Pilar optimis bahwa kedua koridor ini akan memberikan manfaat besar bagi mobilitas dan perekonomian di Tangsel. "InsyaAllah, dua-duanya bisa dibangun bersamaan. Justru ini akan lebih bagus karena kita akan punya dua jalur yang dapat meningkatkan konektivitas," tutup Pilar.

Di sisi lain, rencana pembangunan MRT rute Jakarta - Tangsel ini sudah berkembang sejak tahun 2018. Bahkan, pada tahun tersebut, telah beredar pula rencana rute dari pembangunan MRT untuk koridor selatan ini.

Dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ), perpanjangan akan dimula dari Stasiun MRT Lebak Bulus hingga menuju ke Pondok Cabe, Kota Tangsel. Kemudian, ada permintaan untuk dibelokkan ke arah BSD atau Puspitek, sampai ke Rawa Buntu dan Tangerang Kota.

Namun, FS tersebut masih belum ditetapkan sejak 2018 hingga saat ini. Sehingga, Tuhiyat menyebut potensi jalur masih bisa berubah sampai nanti pembuatan studi kelayakan rampung dilakukan. Untuk diketahui, PT MRT melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah memberi usulan jalur mana yang akan dilewati oleh rute ini.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore