Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Juli 2025 | 20.21 WIB

Puluhan Murid SLB 5 Jakarta Ikuti MPLS, Siswa Diberikan Edukasi Anti-Bullying

Suasana semangat menyelimuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 5 Jakarta, Slipi, Jakarta Barat, Senin (14/7). (Istimewa) - Image

Suasana semangat menyelimuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 5 Jakarta, Slipi, Jakarta Barat, Senin (14/7). (Istimewa)

JawaPos.com – Suasana semangat menyelimuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 5 Jakarta, Slipi, Jakarta Barat, Senin (14/7).

Puluhan siswa baru dari jenjang SD, SMP hingga SMA yang berkebutuhan khusus antusias mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan pengenalan nilai-nilai anti perundungan atau Bullying.

Tak sekadar mengenalkan lingkungan sekolah dan guru, siswa juga diajak menikmati menu makan bergizi gratis berisi ayam, tahu, dan sayuran. Meski tidak semua makanan dihabiskan, para siswa terlihat gembira.

Kepala Sekolah SLB 5 Jakarta Hani Rustisiani menuturkan, tahun ini pihaknya menerima 59 siswa baru, terdiri dari 10 siswa SD, 29 siswa SMP, dan 20 siswa SMA.

Lebih lanjut, Hani menjelaskan bahwa SLB 5 Jakarta memiliki dua kategori kelas pembelajaran, yakni bagi anak dengan hambatan pendengaran (tuna rungu) dan hambatan intelektual (tuna grahita).

MPLS tahun ini mengusung tema "Aku Hebat dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat". Tema ini selaras dengan referensi dari Kementerian Pendidikan, khususnya dalam mendorong karakter positif pada anak.

“Dan juga pada kekerasan dan bullying juga akan diberikan itu materi-materi tema yang mengenal kepada anak agar tidak ada bullying dan kekerasan,” ujar Hani saat ditemui di lokasi, Senin (14/7).

Tak hanya siswa dan guru, para orangtua juga tampak aktif dalam MPLS hari pertama. Mereka turut masuk ke dalam area sekolah, berinteraksi langsung dengan guru dan kepala sekolah, bahkan berfoto bersama anak-anak sebagai bagian dari proses pengenalan dan adaptasi.

Menurut Hani, keterlibatan orangtua sangat berpengaruh pada perkembangan siswa/siswi SLB.

“Jadi harapan saya orang tua murid itu benar-benar ikut kolaborasi tinggi, bekerjasama tinggi, berkesinambungan pembelajaran tidak hanya di sekolah. Sehingga ada kemajuan yang berarti," katanya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore