
Kolaborasi ini mencakup desain dan perencanaan lapangan untuk pengembangan proyek panas bumi Sekincau di Indonesia. (Star Energy)
JawaPos.com - Perusahaan teknologi energi global SLB (kode NYSE: SLB) dan Star Energy Geothermal, anak perusahaan Barito Renewables (kode IDX: BREN), pada Jumat (20/2), mengumumkan penandatanganan sejumlah perjanjian dan kerangka kerja kolaborasi. Kerja sama ini mendukung proyek pengembangan panas bumi serta penerapan teknologi masa depan, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Kolaborasi ini mencakup desain dan perencanaan lapangan untuk pengembangan proyek panas bumi Sekincau di Indonesia. Termasuk kerangka kerja untuk melakukan identifikasi, evaluasi, dan merencanakan peluang panas bumi pada masa depan. Kolaborasi juga menyasar pengembangan di Amerika Utara.
Star Energy Geothermal merupakan pengembang dan operator panas bumi terkemuka di Indonesia, yang berpengalaman dalam pengembangan dan pengoperasian sumber daya panas bumi. Kerja sama ini merupakan fase baru dalam hubungan antara SLB dan Star Energy Geothermal, yang dibentuk melalui kolaborasi teknologi yang sudah berjalan sebelumnya.
Kemitraan ini dilakukan untuk perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, dalam hal ini teknologi dan keahlian teknis SLB yang diterapkan untuk meningkatkan kinerja di seluruh fase proyek.
"Indonesia memiliki potensi di masa depan sebagai sumber energi panas bumi secara global, dan kami melihat kesempatan untuk mengubah potensi ini menjadi dampak nyata," kata Hendra Tan, Presiden Direktur PT Barito Renewables Energy Tbk dan CEO Grup Star Energy Geothermal, dalam keterangannya, Jumat.
Menurutnya, kolaborasi ini menandai langkah penting dalam membangun keahlian yang berpusat di Indonesia dan dapat diperluas ke tingkat internasional. Hal ini akan memosisikan panas bumi sebagai pilar transisi energi Indonesia, dan sebagai solusi yang dapat diterapkan secara global untuk mempercepat pengurangan emisi, meningkatkan ketahanan energi, serta menciptakan nilai berkelanjutan di berbagai benua.
Dengan kesepakatan tersebut, SLB berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi pengembangan, mengurangi risiko pemetaan bawah permukaan dan pelaksanaan proyek, serta mendukung penyelesaian proyek panas bumi yang layak secara teknis dan komersial. Kemampuan ini sangat penting untuk mengembangkan panas bumi sebagai sumber energi yang andal dan stabil.
"Peningkatan skala proyek panas bumi membutuhkan teknologi canggih, keahlian teknis yang mendalam, dan kepatuhan kinerja operasional, melalui integrasi di seluruh fase proyek," kata Nurzhan Ongaltayev, Direktur Pelaksana SLB Indonesia.
Nurzhan menambahkan, kolaborasi baru ini menerapkan keahlian SLB di bidang konsultasi pemetaan bawah permukaan dan pengalaman eksekusi global untuk mendukung pengembangan panas bumi bersama operator berpengalaman. "Mulai dari pelaksanaan proyek di Indonesia hingga peluang di mancanegara," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022